Mukty, Marifat Istiqa
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Teh Hijau (Camellia Sinensis) Terhadap Aktivitas Superoksida Dismutase (SOD) Mukty, Marifat Istiqa
Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma Vol 7, No 2 (2018): Edisi September 2018
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres oksidatif dapat dipicu oleh paparan stres psikologis. Stres oksidatif dapat dikurangi dengan konsumsi zat antioksidan eksogen, teh hijau dianggap mampu menurunkan stres oksidatif. Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh pemberian seduhan teh hijau terhadap glukosa darah, MDA dan aktivitas SOD pada tikus putih jantan Strain Wistar yang dipapar stres psikologis. Rancang bangun yang digunakan pada penelitian ini adalah Randomized Post Test Only Group Design. Terdapat 5 kelompok tikus, 2 adalah kelompok kontrol normal dan kelompok kontrol stres, serta 3 kelompok perlakuan. Sebelumnya tikus diberikan stres psikologis 1 x 24 jam berupa gangguan pola tidur jaga, sehingga didapatkan kondisi hewan coba yang mengalami stres oksidatif, kemudian dilakukan pemberian seduhan teh hijau pada kelompok perlakuan dengan dosis tunggal 3,6 ml/ekor pada jam ke-1 pada kelompok perlakuan 1, jam ke-6 pada kelompok perlakuan 2 dan jam ke-24 pada kelompok perlakuan 3. Analisis statistik menggunakan uji Manova. Hasil Berdasarkan analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan glukosa darah, dimana kelompok perlakuan menurun setelah jam ke-1 pemberian seduhan teh hijau, dan tetap bertahan di jam ke-6 dan ke-24, begitu pula dengan MDA, kelompok perlakuan menurun setelah jam ke-1 pemberian seduhan teh hijau, dan tetap bertahan di jam ke-6 dan ke-24. Sedangkan aktivitas SOD meningkat pada jam ke-1, kembali meningkat pada jam ke-6 dan meningkat maksimal pada jam ke-24 setelah pemberian teh hijau. Dosis tunggal seduhan teh hijau pada hewan coba yang mengalami stres oksidatif terbukti dapat menetralisir stres oksidatif pada jam ke-1 setelah pemberian teh hijau dan aktivitas antioksidannya masih bertahan sampai 24 jam.