Rifli, Daffa Maulana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSEP PLACEMAKING ELEMEN COMFORT AND IMAGE PADA RUANG PUBLIK TAMAN JOGGING TRACK UNDIP Rifli, Daffa Maulana; Sudarwanto, Budi
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Arsitektur ARCADE September 2025
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31848/arcade.v9i3.4073

Abstract

Abstract: Public space is one of the important things that need to be considered in improving the quality in urban areas. The quality of public space itself can be improved by strengthening the relationship between public space and its users. In this case it can be in the form of increasing the comfort of the public space itself. By using the Placemaking approach, public spaces can be designed by emphasizing on the Image and Comfort of the place towards the users themselves. This research uses descriptive qualitative method with descriptive analysis of Comfort and Image elements as a comparative study in identifying placemaking elements in the object. Placemaking is a concept of public space design approach that becomes the parent concept used, while Comfort and Image is an element that forms Placemaking itself which explains more about the comfort and image of an object. This research aims to find out the character of the placemaking concept in public buildings by reviewing one of the public spaces in Semarang City. Public space itself is the choice of research because many community activities are carried out in that place. The results showed that there is a close relationship between the components in public space design. These elements are very important to reinforce the character of a place and provide an overview and meaning of public space to provide shared comfort for the Community. Keyword: Comfort and Image, Placemaking Concept, Public Space Abstrak: Ruang Publik merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam meningkatkan kualitas di perkotaan. Peningkatan kualitas dari ruang publik dapat dilakukan dengan cara mempererat hubungan antara ruang publik dan penggunanya. Dalam hal ini dapat berupa meningkatkan kenyamanan dari ruang publik itu sendiri. Dengan menerapkan pendekatan Placemaking, ruang publik dapat dirancang dengan penekanan terhadap aspek Citra dan Kenyamanan tempat terhadap pengguna itu sendiri. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kualitatif dengan analisis deskriptif terhadap elemen Comfort and Image sebagai studi banding dalam mengidentifikasi elemen placemaking pada objek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter dari konsep placemaking pada bangunan publik dengan meninjau salah satu ruang publik yang berada di Kota Semarang. Ruang publik sendiri menjadi pilihan penelitian karena banyak kegiatan masyarakat yang dilakukan ditempat tersebut. Hasil yang didapat dalam penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang erat antara komponen dalam desain ruang publik. Elemen-elemen ini sangat penting untuk memperkuat karakter suatu tempat dan memberikan gambaran dan makna ruang publik untuk memberikan kenyamanan bersama bagi Masyarakat. Kata Kunci: Comfort and Image, Konsep Placemaking, Ruang Publik
PENERAPAN ELEMEN KONSEP PLACEMAKING PADA RUANG PUBLIK TAMAN BUDAYA RADEN SALEH Rifli, Daffa Maulana; Budi Sudarwanto; Siti Rukayah; Agung Budi Sardjono
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 10 No 1 (2026): Jurnal Arsitektur ARCADE, Maret 2026
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31848/arcade.v10i1.4527

Abstract

Abstract: Public spaces are one of the most important urban elements in improving the quality of life for the community. However, not all public spaces are designed with the comfort of their users in mind. One example is the Raden Saleh Cultural Park, which is often used by the community. The quality of public spaces can be improved by strengthening the relationship between the public space itself and the community. In this case, a public space is designed with elements that can improve comfort in mind. With the Placemaking approach, public spaces can be designed with an emphasis on the four elements within them. Several previous studies have shown that applying the Placemaking concept can increase comfort for users. This study discusses the evaluation of the placemaking elements found in the object. The research method used is a qualitative descriptive analysis of the elements in the concept as a comparative study in identifying objects. This study aims to identify the placemaking elements found in the object of study, namely the Raden Saleh Cultural Park. Public spaces were chosen as the subject of this study because they are the site of many community activities. The results of this study show that there is a close relationship between the components of the object of study and its users. These elements will be very important in creating public spaces that are comfortable for the community in the future. Keyword: Placemaking Concept, Public Space, Raden Saleh Cultural Park Abstrak: Ruang publik, merupakan salah satu elemen perkotaan yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas hidup bagi Masyarakat. Namun, tidak semua ruang publik dirancang dengan memperhatikan kenyamanan bagi penggunanya. Salah sataunya adalah Taman Budaya Raden Saleh yang sering dimanfaatkan masyarakat. Peningkatan kualitas pada ruang publik sendiri dapat dilakukan dengan cara mempererat hubungan yang ada antara ruang publik itu sendiri dengan Masyarakat. Dalam hal ini sebuah ruang publik dirancang dengan memperhatikan elemen yang dapat meningkatkan kenyamanan. Dengan pendekatan Placemaking, ruang public dapat dirancang dengan penekanan terhadap keempat elemen yang ada didalamnya. Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan bahwa dengan menerapkan konsep Placemaking dapat meningkatkan kenyamanan bagi pengguna. Penelitian ini membahas evaluasi dari elemen placemaking yang terdapat pada objek. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif analisis deskriptif terhadap elemen yang ada pada konsep sebagai studi banding dalam mengidentifikasi objek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui elemen placemaking apa saja yang terdapat pada objek Penelitian yaitu Taman Budaya Raden Saleh. Ruang publik menjadi pilihan penelitian karena banyak terdapat aktivitas masyarakat pada tempat tersebut. Hasil yang didapat dalam penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang erat antara komponen pada objek penelitian dengan pengguna, elemen-elemen ini nantinya sangat penting untuk membuat ruang public yang nyaman kedepannya bagi masyarakat. Kata Kunci: Konsep Placemaking, Ruang Publik, Taman Budaya Raden Saleh