Saiful Bahri dan Elly Istiana Maulida, Fariska Della Cecilia,
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Dosis Pupuk Organik Kotoran Kambing Terhadap Multicropping Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L) Dan Timun (Cucumis sativus L) Saiful Bahri dan Elly Istiana Maulida, Fariska Della Cecilia,
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 43 No.2 September 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v43i2.650

Abstract

Kajian Dosis Pupuk Organik Kotoran Kambing Terhadap Multicropping Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L) dan Timun (Cucumis sativus L). Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Januari - Mei 2025, di Kebun Benih TPH Tohudan, yang beralamat di Dukuh Kepoh RT 03/06, Desa Tohudan, Kec. Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan antara pengaruh dosis pupuk organik kotoran kambing terhadap pertumbuhan dan hasil antara monokultur tomat (Solanum lycopersicum L) dan monokultur timun (Cucumis sativus L) dengan multicropping tomat dan timun. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL), yang terdiri dari dua faktor perlakuan dan diulang tiga kali. Faktor pertama, tiga jenis tanaman (A1= Tanaman tomat, A2 = Tanaman timun, A3 = Multicropping  tomat timun). Faktor kedua, dosis pupuk organik kotoran kambing (K), dengan tiga taraf (K0 = 0 ton/ha, K1 = 10 ton/ha, K2 = 30 ton/ha). Pemberian pupuk organik kotoran kambing berpengaruh secara nyata terhadap pertumbuhan dan hasil pada multicropping  tomat, sedangkan pada timun perlakuan monokultur lebih baik hasilnya dibandingkan multicropping  timun. Pemberian pupuk organik kotoran kambing dengan dosis 10 ton/ha mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman multicropping  hal ini berarti tanaman memiliki respon positif terhadap peningkatan dosis pupuk organik kotoran kambing.