Abd. Ismail, ismail
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Metode Modelling the Way Berbantuan Media Audiovisual dalam Pembelajaran Fiqih pada Materi Thaharah untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Abd. Ismail, ismail; Mawardi
Indonesian Journal of Islamic Educational Review Vol. 2 No. 3 (2025): October 2025
Publisher : South Sulawesi Education Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/ijier.v2i3.278

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan metode modeling the way yang dibantu dengan media audiovisual dalam pembelajaran fikih pada materi thaharah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII MTs Al-Mawasir Padang Kalua. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) mengetahui penerapan metode modeling the way yang dibantu dengan media audiovisual dalam pembelajaran fikih pada materi thaharah untuk meningkatkan hasil belajar siswa, 2) mengetahui penerapan metode modeling the way yang dibantu dengan media audiovisual dalam pembelajaran fikih pada materi thaharah untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model penelitian Kemmis dan Taggart. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas guru dan siswa, tes, serta dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif untuk mengetahui aktivitas mengajar guru, aktivitas belajar siswa, dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) penerapan metode modeling the way yang dibantu dengan media audiovisual dapat meningkatkan pemahaman siswa antar siklus. Pada pra-siklus nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 64,3 dengan ketuntasan 20%, pada siklus I mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 74 dan ketuntasan 55%, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata mencapai 79,2 dengan ketuntasan 90%. 2) Aktivitas siswa dalam penerapan metode modeling the way yang dibantu media audiovisual pada siklus I memperoleh rata-rata 57,1% dengan kategori cukup, sedangkan pada siklus II rata-rata meningkat menjadi 87,1% dengan kategori baik.