Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Teknologi Pendidikan sebagai Arena Etika: Mediasi Nilai oleh Mahasiswa dalam Perspektif Kritis Andrew Feenberg : Penelitian Nida Hanifa; Adinuringtyas Herfi Rahmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1850

Abstract

This article explores the role of students in mediating values through the use of educational technology, employing a qualitative approach grounded in a literature-based study of the critical philosophy of technology developed by Andrew Feenberg. The focus of this study is on students' activities in creating digital media such as instructional videos that reflect ethical dimensions within digital learning spaces. Data were obtained through a literature review of both primary and secondary sources, including the works of Feenberg, Bayne, Selwyn, and Nkomo et al. The analysis reveals that students have the potential to act as agents of value construction through the process of democratic rationalization, in which educational technology initially neutral and technical acquires new meaning through its practical use. The study identifies a gap in educational technology research, which tends to emphasize effectiveness over ethical considerations. These findings underscore the importance of viewing educational technology not merely as a technical instrument but as an ethical space that shapes the relationship between users and values. This article offers a conceptual contribution to the field of educational technology by positioning students as reflective subjects within the ethical configuration of technology.
Urgensi harapan dalam belajar di Era Digital Adinuringtyas Herfi Rahmawati
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 32 (2026): Konsepsi 2026: Konferensi Nasional Studi dan Eksplorasi Psikologi
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran konvensional yang beralih ke pembelajaran dengan menggunakan akses teknologi informasi secara mudah memberikan pertanyaan praktis bagaimana pendidik dan peserta didik dalam mencari informasi di era digital serta mempertahankan tujuan pembelajaran yang sudah dirancang dari kurikulum pembelajaran. Permasalahan dan tantangan belajar di era digital yang dihadapi peserta didik saat ini misalnya adanya beban kognitif dan dapat cenderung membuat peserta didik merasa perlu menemukan jalan pintas terhadap kecenderungan perilaku yang menyimpang. Untuk menghindari kecenderungan mengambil jalan pintas dari adanya beban kognitif yang membebani peserta didik, penulis menawarkan solusi bahwa ada kekuatan karakter berupa harapan yang perlu dimiliki oleh peserta didik. Penulis menggagas bahwa adanya urgensi harapan dalam belajar di era digital dapat menjadi solusi sebagai kekuatan karakter yang perlu dimiliki oleh peserta didik. Pendidik dapat mengupayakan peserta didik mendidik peserta didik dapat memahami apa itu harapan dan mengupayakan mendapatkan kekuatan karakter tersebut, memahami makna pembelajaran di era digital, serta menegaskan kembali urgensi memiliki harapan dalam belajar di era digital.