Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Narasi Visual Picture Book dengan Tema Demensia: ‘The Remember Balloons’ Aziz Pinastiti, Lintang; Wenny Yosselina
Judikatif: Jurnal Desain Komunikasi Kreatif Vol. 6 No. 1 (2024): Vol. 6 (2024) No. 1
Publisher : fakultas Desain Koomunikasi visual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/judikatif.v6i1.193

Abstract

Demensia adalah serangkaian gejala kehilangan memori, kesulitan berpikir, kesulitan memecahkan masalah, gangguan berbahasa dan terjadi ketika otak mengalami kerusakan. Di Indonesia sendiri, diperkirakan ada sekitar 1.2 juta orang dengan demensia pada tahun 2016, yang akan meningkat menjadi 2 juta di 2030 dan 4 juta orang pada tahun 2050. Perlu awareness dari lingkungan keluarga khususnya. Media yang visual edukatif adalah buku cerita anak. Diharapkan melalui buku, dapat ditumbuhkan kepedulian terhadap individu demensia. Buku "The Remember Balloons" bercerita tentang Kakek dengan demensia dan cucunya James. Menggambarkan proses kakek kehilangan memori dan bagaimana James mengatasi perasaan sedihnya. Metoda Kualitatif deskriptif dengan semiotik Ronald Barthes menemukan bahwa ilustrasi buku memiliki gaya visual naif, lembut, arsiran pensil (sketch), garis tepi yang tipis dan didominasi warna hitam-putih-abu-dan,biru muda. Ciri Demensia Alzaimer pada tokoh kakek adalah menceritakan hal yang sama berulang-ulang, perubahan kebiasaan dan gangguan komunikasi. Melalui kajian denotasi, ditemukan tiga nilai dalam buku. Pertama adalah hubungan kontras antara memori James bertambah sedang kakek berkurang, balon sebagai memori yang berharga bagi manusia, dan penerimaan kondisi anggota keluarga dan tetap merawat orang tua yang semakin lemah fisiknya.