Ferdiansyah, Angga
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Price to Earning Ratio dan Price to Book Value Ratio Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Sektor Energi, Teknologi dan Keuangan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015–2024 Ferdiansyah, Angga; Kustinah, Siti
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Accounting and Finance Management (September - October 2025)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v6i4.2416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Price to Earning Ratio (PER) dan Price to Book Value (PBV) terhadap harga saham pada perusahaan yang bergerak di sektor energi, teknologi, dan keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2015 hingga 2024. Alat ukur penelitian didasarkan pada data sekunder berupa keuangan lapooran tahunan dan harga penutupan saham yang dipublikasikan oleh Burksa Efek Indonesia (BEI). PER dan PBV merupakan rasio valuasi yang sering digunakan investor untuk mengevaluasi kinerja keuangan serta prospek pertumbuhan suatu perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda. Sampel terdiri dari 17 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang dianalisis merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dan harga penutupan saham akhir tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik PER maupun PBV berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Koefisien regresi untuk variabel PER dan untuk PBV, masing-masing menujukkan nilai yang positif. Artinya, semakin tinggi nilai PER dan PBV, maka semakin tinggi pula harga saham yang ditentukan pasar. Temuan ini memperkuat hasil penelitian sebelumnya yang menekankan pentingnya PER dan PBV sebagai alat analisis fundamental dalam pengambilan keputusan investasi. Dengan demikian, PER dan PBV dapat dijadikan indikator utama dalam menilai kelayakan investasi saham, terutama di sektor energi, teknologi, dan keuangan.