Penelitian ini membahas peran strategis generasi muda dalam mendorong inovasi kewirausahaan berbasis budaya di Bali sebagai bentuk pelestarian identitas lokal yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan menggunakan metode studi pustaka, tulisan ini menggali dinamika kontribusi anak muda dalam mengembangkan usaha yang memadukan nilai-nilai tradisi dengan pendekatan kreatif dan teknologi digital. Hasil analisis menunjukkan bahwa generasi muda memiliki potensi besar dalam menciptakan model bisnis budaya yang inovatif, meskipun masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan akses permodalan, kurangnya edukasi kewirausahaan, dan minimnya dukungan struktural yang berkelanjutan. Ekosistem pendukung seperti pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas kreatif, dan sektor swasta terbukti memainkan peran penting dalam membuka peluang kolaborasi dan memperkuat daya saing usaha budaya di pasar lokal maupun global. Diperlukan sinergi lintas sektor yang lebih erat serta kebijakan yang berpihak pada UMKM budaya agar potensi kewirausahaan generasi muda dapat berkembang secara maksimal dan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan menjadi kontribusi awal dalam mendorong arah kebijakan dan praktik kewirausahaan yang berbasis pada kearifan lokal dan inovasi generasi muda.