Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH STRES KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN BSI AREA SEMARANG KOTA DENGAN MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Fatiha, Syifa Salaisya Amani; Mulyana, Mulyana
Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan Vol. 14 No. 03 (2025): Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan
Publisher : Program Studi Manajemen Pemerintahan dan Keuangan Daerah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmk.v14i03.48155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh stres kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Semarang Kota, dengan motivasi kerja sebagai variabel perantara. Latar belakang penelitian ini berfokus pada tantangan pasca merger BSI, yang menyebabkan beban kerja tinggi, integrasi sistem, dan tuntutan adaptasi terhadap digitalisasi. Hal ini berpotensi meningkatkan stres kerja yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode asosiatif dengan sampel 70 karyawan BSI Area Semarang Kota, yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berjenis skala Likert dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa stres kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap motivasi kerja dan kinerja karyawan, sedangkan lingkungan kerja memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kedua variabel tersebut. Motivasi kerja juga berperan sebagai mediator dalam hubungan antara stres kerja dan lingkungan kerja dengan kinerja.
Pemberdayaan masyarakat Desa Karangasem melalui program penghijauan untuk mewujudkan ruang hijau berkelanjutan Suyanto, Suyanto; Nurrohmat, Bagus; Aprilian, Arda Maulana; Laistania, Iftita; Saputra, Ivan Wira; Musta'manah, Laila; Putri, Mega Ulisia; Afif, Naufal Muhammad; Fatiha, Syifa Salaisya Amani; Uzma, Zurifa Izzatul
Community Empowerment Journal Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v4i1.356

Abstract

Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Karangasem melalui penghijauan untuk Mewujudkan Ruang Hijau Berkelanjutan dilaksanakan sebagai wujud pengabdian masyarakat yang memadukan tujuan ekologis dengan pemberdayaan warga. Latar belakang kegiatan ini adalah terbatasnya ruang terbuka hijau, tingginya risiko abrasi pesisir, meningkatnya potensi banjir, serta menurunnya kualitas udara di Desa Karangasem, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Program dirancang dengan mengintegrasikan prinsip Green Economy, yang menekankan keseimbangan antara kelestarian lingkungan, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan sosial. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan deskriptif kualitatif, meliputi observasi lapangan, pengumpulan data lingkungan, sosialisasi manfaat penghijauan, serta penanaman pohon pada titik strategis desa. Seluruh kegiatan melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, kelompok pemuda, serta warga dari berbagai usia. Hasil yang diharapkan mencakup peningkatan kualitas udara, terciptanya ruang terbuka hijau yang fungsional, berkurangnya risiko banjir dan abrasi, serta meningkatnya kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan. The Karangasem Village Community Empowerment Program through Greening to Create Sustainable Green Spaces is implemented as a form of community service that combines ecological goals with citizen empowerment. The background to this activity is the limited green open space, the high risk of coastal abrasion, the increasing potential for flooding, and the declining air quality in Karangasem Village, Sayung District, Demak Regency. The program is designed by integrating the principles of the Green Economy, which emphasizes the balance between environmental sustainability, economic growth, and social welfare. The implementation method uses a participatory and qualitative descriptive approach, including field observations, environmental data collection socialization of the benefits of greening, and tree planting at strategic points in the village. All activities involve village officials, community leaders, youth groups, and residents of various ages. Expected results include improved air quality, the creation of functional green open spaces, reduced risks of flooding and abrasion, and increased awareness and active participation of the community in maintaining environmental sustainability in a sustainable manner.