Octaviana, Tarra
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Efektivitas Aplikasi “Ke-ca-pe” terhadap Pengetahuan, Sikap dan Keterampilan Deteksi Dini Mandiri Pada Kontak Serumah Penderita Tuberkulosis Paru Di Kota Jambi Octaviana, Tarra; Kalsum, Ummi; Adelina Fitri
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 4 No 3 (2025): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v4i3.160

Abstract

Latar belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kota Jambi. Stigma negatif terhadap TB masih melekat di masyarakat. Hal ini dikarenakan minimnya pengetahuan, sikap yang kurang mendukung dan keterampilan deteksi mandiri yang masih rendah. Kontak serumah pasien TB paru memiliki risiko tinggi untuk tertular dan perlu mendapatkan edukasi yang tepat guna meningkatkan kesadaran dan deteksi dini TB secara mandiri. Tujuan: mengetahui efektivitas penggunaan media edukasi aplikasi “Ke-ca-pe” terhadap pengetahuan, sikap dan keterampilan deteksi dini mandiri pada kontak serumah penderita TB paru di Kota Jambi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment dengan pendekatan pretest-posttest, terbagi atas kelompok intervensi (perlakuan) dan kelompok kontrol. Hasil: Hasil uji Wilcoxon pada kelompok perlakuan menunjukkan peningkatan yang signifikan terhadap pengetahuan (p=0,034) dan sikap (p=0,010), serta peningkatan keterampilan yang mendekati signifikan (p=0,051). Pada kelompok kontrol, hanya pengetahuan yang meningkat signifikan (p=0,002). Uji Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok perlakuan dan kontrol pada variabel sikap (p-value=0,001) dan keterampilan (p-value <0,001). Meskipun tidak signifikan pada pengetahuan (p-value=0,223), peningkatan skor pada kelompok perlakuan lebih tinggi. Simpulan: Media edukasi aplikasi “Ke-ca-pe” lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampian deteksi dini mandiri pada kontak serumah pasien TB paru dibandingkan media leaflet
PEMBENTUKAN SEKOLAH PEREMPUAN: EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI DAN PENINGKATAN STATUS GIZI PADA PEREMPUAN DI DESA PUDAK KABUPATEN MUARO JAMBI: Sekolah Perempuan Kalsum, Ummi; Guspianto, Guspianto; Asparian, Asparian; Muldiasman, Muldiasman; Sitanggang, Hendra Dhermawan; Octaviana, Tarra; 'Aisya, Nakhlatul
Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Salam Sehat Masyarakat
Publisher : Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKIK Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssm.v7i2.55630

Abstract

Women's health issues remain an important issue in Indonesia, especially those related to reproductive health and poor nutritional status among women of productive age. Lack of knowledge makes them vulnerable to nutritional problems such as anemia, chronic energy deficiency (CED), pregnancy complications, and reproductive health disorders that lead to domestic violence. This community service program aims to increase women's knowledge and awareness to improve their health independence through the establishment of a Women's School in Pudak Village, Muaro Jambi Regency. The activity was carried out using a community-based participatory approach, which involved women, village officials, and health workers in every stage of implementation. The stages of the activity included advocacy, socialization, the establishment of the Women's School, the implementation of reproductive health and nutrition education, and evaluation through pre-tests and post-tests. This activity successfully fostered awareness, enthusiasm, and commitment among participants to apply reproductive health and balanced nutrition practices in their daily lives and prevent domestic violence. The formation of Women's School cadres is an important achievement for the sustainability of education and women's empowerment at the village level.