Wirapati, Raisha Cana Putri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan Lifestyle Centre dengan Pendekatan Placemaking di Kota Kepanjen, Kabupaten Malang Wirapati, Raisha Cana Putri
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modernisasi dan globalisasi berperan dalam pergeseran gaya hidup masyarakat menjadi lebih kompleks. Perubahan ditandai dengan banyaknya ragam aktivitas masyarakat  yang mendorong pemenuhan kebutuhan ruang multifungsi dalam satu tempat seperti lifestyle centre. Kota Kepanjen salah satu kota yang mengalami peningkatan transformasi gaya hidup.  Namun, belum memiliki fasilitas representatif yang mampu menggambarkan citra Kota Kepanjen. Tujuan rancang desain ini untuk menunjang perekonomian serta memenuhi transformasi gaya hidup masyarakat Kota Kepanjen melalui pendekatan placemaking dengan metode paradigma desain rasionalisme. Rancang dimulai dengan analisis studi preseden terhadap empat aspek utama antara lain Uses and Activities (Kegunaan & Aktivitas), Access and Linkages (Aksesibilitas & Hubungan), Comfort & Images (Kenyamanan & Citra ), Sociability (Sosiabilitas) yang menghasilkan susunan aturan perakitan (rules of assembly) yang dikombinasikan dengan hasil analisis pada tapak, sehingga menghasilkan rumusan sintesis kriteria desain yang sesuai. Hasil perancangan desain menunjukkan bahwa penerapan kriteria desain tersebut menghasilkan fasilitas berupa Lifestyle Centre yang tidak hanya menjadi wadah pemenuhan kebutuhan transformasi gaya hidup masyarakat maupun pusat pengembangan ekonomi, namun juga mampu mewadahi berbagai kegiatan dalam satu area yang memiliki konektivitas yang baik terhadap lingkungan sekitarnya, sehingga mampu mendorong terbentuknya ruang-ruang sosial yang kontekstual dengan konteks lokal sekaligus menjadi sebuah fasilitas representatif yang mampu menggambarkan citra Kota Kepanjen sebagai ibukota Kabupaten Malang.