ABSTRAK Kota Malang memiliki pertumbuhan jumlah mahasiswa yang begitu cepat, kebutuhan mahasiswa terhadap fasilitas juga semakin bertambah. Salah satu dari kebutuhan fasilitas mahasiswa adalah ruang belajar yang juga merupakan faktor penting terhadap performa akademik mahasiswa. Permasalahan yang muncul adalah ruang belajar yang tersedia saat ini tidak didesain menyesuaikan dengan gaya belajar mahasiswa. Sebagai upaya untuk memperbesar efektivitas ruang belajar, ruang belajar perlu didesain untuk dapat mewadahi berbagai jenis gaya belajar mahasiswa yang secara umum dibagi menjadi tiga, yaitu visual, auditorial, kinestetik, dan gaya belajar gabungan. Metode yang digunakan adalah menggabungkan kebutuhan masing-masing gaya belajar dan dijadikan menjadi zona tertentu dengan konsep In-Between Space. Hasil dari perancangan ruang belajar ini diharapkan dapat mewadahi aktivitas belajar dari berbagai macam gaya belajar. Kata kunci: In-Between Space, Visual, Auditorial, Kinestetik ABSTRACT The city of Malang is experiencing rapid growth in its student population, which increases the demand for student facilities. One of the essential facilities for students is study space, as it plays a significant role in supporting academic performance. However, the current study spaces are not designed to accommodate the diverse learning styles of students. To enhance the effectiveness of study spaces, they need to be designed to support various learning styles, which are generally categorized into three types: visual, auditory, kinesthetic, as well as mixed learning styles. The method used involves combining the needs of each learning style and organizing them into specific zones using the concept of In-Between Space. The result of this study space design is expected to accommodate learning activities across a wide range of learning styles. Keywords: In-Between Space, Visual, Auditory, Kinesthetic