Abdillah, Athaya Muhammad
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANCANGAN SEKOLAH TINGKAT SMA DENGAN PENDEKATAN HEALING ENVIRONMENT DI KOTA MALANG Abdillah, Athaya Muhammad
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Isu kesehatan mental remaja di Indonesia, khususnya Kota Malang, menunjukkan peningkatan signifikan kasus stres, depresi, dan percobaan bunuh diri. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan solusi preventif jangka panjang berupa desain sekolah yang mendukung kesejahteraan psikologis siswa melalui pendekatan healing environment. Penelitian ini bertujuan merancang sekolah SMA yang memberikan efek psikologis positif melalui setiap elemen desain, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, tenang, dan damai. Pendekatan healing environment difokuskan pada eliminasi pemicu stres, menghubungkan ruang dengan alam, memberikan kontrol atas ruang pribadi, dan mengoptimalkan pencahayaan alami serta buatan. Metode rasionalisme diterapkan melalui studi preseden dari NUS Singapore, Binus Edupark Semarang, dan Huabao International Holding Library untuk menghasilkan kriteria desain yang mencakup pola sirkulasi, tata ruang, dan aspek utama healing environment. Hasil perancangan berhasil mengintegrasikan elemen alam dari tapak hingga ruang interior, menciptakan ruang terbuka hijau dengan fungsi fleksibel, pemilihan vegetasi dan material alami yang tepat, optimalisasi pencahayaan dan penghawaan alami, serta penerapan teori proxemics untuk mengatur ruang personal siswa. Pola sirkulasi dan tata ruang dirancang untuk memaksimalkan penerapan aspek healing environment. Kesimpulannya, perancangan berhasil mengintegrasikan aspek healing environment yang mendukung kesejahteraan mental siswa dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Pengembangan lanjutan diperlukan untuk optimalisasi ruang luar dan riset preferensi pengguna. Kata kunci : Healing environment, studi preseden, kesejahteraan psikologis.   ABSTRACT  Mental health issues among Indonesian adolescents, particularly in Malang City, show a significant increase in cases of stress, depression, and suicide attempts. To address this problem, long-term preventive solutions are needed through school design that supports students' psychological well-being using a healing environment approach.  This research aims to design a high school that provides positive psychological effects through every design element, creating a comfortable, calm, and peaceful learning environment. The healing environment approach focuses on eliminating stress triggers, connecting spaces with nature, providing control over personal space, and optimizing natural and artificial lighting.  Rationalism methodology is applied through precedent studies from NUS Singapore, Binus Edupark Semarang, and Huabao International Holding Library to generate design criteria covering circulation patterns, spatial arrangements, and key aspects of healing environment.  The design results successfully integrate natural elements from site to interior spaces, creating flexible green open spaces, appropriate vegetation and natural material selection, optimization of natural lighting and ventilation, and implementation of proxemics theory to regulate students' personal space. Circulation patterns and spatial arrangements are designed to maximize the application of healing environment aspects.  In conclusion, the design successfully integrates healing environment aspects that support students' mental well-being in creating a conducive learning environment. Further development is needed for optimizing outdoor space utilization and conducting in-depth research on user preferences.  Keywords: Healing environment, precedent study, psychological well-being.  
PERANCANGAN SEKOLAH TINGKAT SMA DENGAN PENDEKATAN HEALING ENVIRONMENT DI KOTA MALANG Abdillah, Athaya Muhammad
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 3 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Isu kesehatan mental remaja di Indonesia, khususnya Kota Malang, menunjukkan peningkatan signifikan kasus stres, depresi, dan percobaan bunuh diri. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan solusi preventif jangka panjang berupa desain sekolah yang mendukung kesejahteraan psikologis siswa melalui pendekatan healing environment. Penelitian ini bertujuan merancang sekolah SMA yang memberikan efek psikologis positif melalui setiap elemen desain, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, tenang, dan damai. Pendekatan healing environment difokuskan pada eliminasi pemicu stres, menghubungkan ruang dengan alam, memberikan kontrol atas ruang pribadi, dan mengoptimalkan pencahayaan alami serta buatan. Metode rasionalisme diterapkan melalui studi preseden dari NUS Singapore, Binus Edupark Semarang, dan Huabao International Holding Library untuk menghasilkan kriteria desain yang mencakup pola sirkulasi, tata ruang, dan aspek utama healing environment. Hasil perancangan berhasil mengintegrasikan elemen alam dari tapak hingga ruang interior, menciptakan ruang terbuka hijau dengan fungsi fleksibel, pemilihan vegetasi dan material alami yang tepat, optimalisasi pencahayaan dan penghawaan alami, serta penerapan teori proxemics untuk mengatur ruang personal siswa. Pola sirkulasi dan tata ruang dirancang untuk memaksimalkan penerapan aspek healing environment. Kesimpulannya, perancangan berhasil mengintegrasikan aspek healing environment yang mendukung kesejahteraan mental siswa dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Pengembangan lanjutan diperlukan untuk optimalisasi ruang luar dan riset preferensi pengguna. Kata kunci : Healing environment, studi preseden, kesejahteraan psikologis.   ABSTRACT  Mental health issues among Indonesian adolescents, particularly in Malang City, show a significant increase in cases of stress, depression, and suicide attempts. To address this problem, long-term preventive solutions are needed through school design that supports students' psychological well-being using a healing environment approach.  This research aims to design a high school that provides positive psychological effects through every design element, creating a comfortable, calm, and peaceful learning environment. The healing environment approach focuses on eliminating stress triggers, connecting spaces with nature, providing control over personal space, and optimizing natural and artificial lighting.  Rationalism methodology is applied through precedent studies from NUS Singapore, Binus Edupark Semarang, and Huabao International Holding Library to generate design criteria covering circulation patterns, spatial arrangements, and key aspects of healing environment.  The design results successfully integrate natural elements from site to interior spaces, creating flexible green open spaces, appropriate vegetation and natural material selection, optimization of natural lighting and ventilation, and implementation of proxemics theory to regulate students' personal space. Circulation patterns and spatial arrangements are designed to maximize the application of healing environment aspects.  In conclusion, the design successfully integrates healing environment aspects that support students' mental well-being in creating a conducive learning environment. Further development is needed for optimizing outdoor space utilization and conducting in-depth research on user preferences.  Keywords: Healing environment, precedent study, psychological well-being.