Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Karakteristik Kualitas Permukiman Di Distrik Senopi Kabupaten Tambrauw Papua Barat Daya Baru, Desi
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakteristik Kualitas Permukiman Di Distrik Senopi Kabupaten Tambrauw Papua Barat Daya   Desi Natalia Baru¹ dan Lisa Dwi Wulandari²   ¹Mahasiswa Program Sarjana Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya ²Dosen Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Alamat email penulis: nataliabaru4444@gmail.com   ABSTRAK   Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat di Indonesia dan pemekaran beberapa provinsi baru di Pulau Papua pada tahun 2022 dapat memicu peningkatan permintaan akan hunian. Melalui dana Otonomi Khusus pemerintah Kabupaten Tambrauw telah menjalankan berbagai program dalam meningkatkan hunian yang layak huni. Namun salah satu program Rumah Layak Huni (RLH) yang dilaksanakan pada awal tahun 2019 di Distrik Senopi tidak berjalan sesuai rencana dan rumah yang terbangun banyak yang tidak dihuni dan dibiarkan terbengkalai. Maka tujuan penelitian ini adalah untuk memahami faktor-faktor penyebab kegagalan fungsi RLH dan dapat menjadi masukkan untuk kedepannya dalam penyediaan hunian bagi masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kualitatif yang bersifat deskriptif untuk menjelaskan fenomena melalui pengambaran secara jelas dan detail sesuai dengan fakta di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa penolakan masyarakat akan rumah hunian diakibatkan oleh beberapa hal berikut, yaitu bangunan RLH belum benar-benar selesai dibangun, struktur kurang kuat, material bangunan kurang berkualitas, luas rumah yang kecil dibandingkan dengan jumlah anggota keluarga penerima, dan prasarana yang kurang dan sulit untuk dijangkau.   Kata kunci: Rumah Layak Huni, Karakteristik Permukiman, Distrik Senopi   ABSTRACT   Indonesia's continued population growth and the expansion of several new provinces on Papua Island in 2022 could trigger increased demand for housing. Through Special Autonomy funds, the Tambrauw Regency government has implemented various programs to improve livable housing. However, one of the Livable Housing programs implemented in early 2019 in Senopi District did not go according to plan, and many of the houses built were unoccupied and abandoned. Therefore, the purpose of this study is to understand the factors causing the failure of the RLH function and to provide input for future housing provision for the community. The method used in this study is a descriptive qualitative approach to explain the phenomenon through clear and detailed descriptions based on the facts on the ground. Based on the research results, it is known that the community's rejection of residential housing is caused by several of the following things, namely that the RLH building has not been finished, less strong structure, building materials are of poor quality, the house area is small compared to the number of recipient family members, and the infrastructure is lacking and difficult to reach.   Keywords: Liveable House, Settlement Characteristics, Senopi District