Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ISO 31000's Role in Strengthening Corporate Financial Resilience During COVID-19 Crisis Indri Septiani; Yudhi Adhitya; Edy Jumady; Marwah Yusuf
IECON: International Economics and Business Conference Vol. 3 No. 2 (2025): International Conference on Economics and Business (IECON-3)
Publisher : www.amertainstitute.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65246/3qxnyz34

Abstract

The COVID-19 pandemic has posed severe financial threats to companies across sectors, exposing weaknesses in traditional risk response systems. To address the increasing uncertainty and the need for rapid strategic adjustment, this study evaluates the role of the ISO 31000 risk management framework in enhancing corporate financial resilience during crises. The research aims to assess how the implementation of ISO 31000—including risk identification, analysis, evaluation, and mitigation—affects key indicators of financial stability: liquidity, solvency, operational continuity, and strategic financial adaptation. A mixed-method approach was employed, combining qualitative descriptive analysis and quantitative correlational analysis using Likert-scale questionnaire data. Regression analysis, t-tests, and F-tests were used to examine the influence of each risk management component, supported by reliability testing via Cronbach’s Alpha. The results show that the four ISO 31000 components jointly have a significant influence on all dimensions of financial resilience. Among them, risk mitigation shows the most consistent and significant effect, indicating its critical role in stabilizing companies during turbulent conditions. In contrast, risk analysis has the least statistical impact across the models. This study contributes empirical evidence supporting the strategic application of international risk management standards during global crises. The findings offer practical implications for organizations seeking to institutionalize structured risk governance and reinforce financial resilience. It also expands the academic discourse on risk-based financial management and encourages further exploration of adaptive frameworks in times of high uncertainty.
Energy-aware inertial measurement units scheduling for wearable LoRa systems using quaternion features Adhitya, Yudhi; Septiani, Indri
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Vol 16, No 3: June 2026
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijece.v16i3.pp1449-1465

Abstract

Wearable Internet of Things systems increasingly depend on inertial measurement units (IMUs) to capture human motion, yet continuous high-frequency sensing, on-device processing, and long-range (LoRa) communication impose significant energy and latency challenges for battery-powered devices. This study formulates a practical scheduling framework that optimizes IMU sampling, quaternion-based feature extraction, and transmission decisions within the wearable/LoRa architecture. The framework operates in discrete time windows of W=0.5−1 s, within which sensing, processing, and communication decisions are updated at the window level to balance energy consumption and responsiveness. The method models energy consumption, accuracy degradation at lower sampling rates, and communication constraints to define feasible operating modes and determine optimal configurations under varying activity levels. An empirical accuracy–frequency mapping and component-wise energy model support both offline optimization and lightweight online scheduling. The results show that the proposed framework can balance accuracy, responsiveness, and battery life by dynamically shifting between high-performance, balanced, and low-power surveillance states. This scheduling strategy extends operational lifetime while preserving motion-detection reliability and ensuring timely event transmission. The findings demonstrate the importance of energy-aware IMU management in long-range wearable systems and provide a foundation for adaptive sensing strategies in real-world deployments.
CLUSTERING PRESTASI AKADEMIK SISWA MTs MENGGUNAKAN METODE K-MEANS Muslihan Muslihan; Yudhi Adhitya; Irmayanti Irmayanti
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 2 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i2.6538

Abstract

Prestasi akademik merupakan elemen krusial dalam mengevaluasi mutu pembelajaran dan capaian siswa di institusi pendidikan, khususnya di jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs). Pemantauan terhadap capaian ini perlu dilakukan secara rutin agar sekolah dapat memberikan tindakan yang tepat dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Namun, jumlah siswa yang besar serta latar belakang yang beragam sering kali membuat proses analisis manual menjadi tidak efisien dan rawan subjektivitas. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan pendekatan berbasis teknologi, salah satunya melalui penerapan teknik data mining. Penelitian ini mengadopsi metode clustering K-Means guna mengelompokkan siswa berdasarkan data akademik seperti nilai rapor, kehadiran, partisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler, penilaian sikap, serta hasil ujian akhir. Metode K-Means dipilih karena kemampuannya mengelompokkan data ke dalam klaster dengan karakteristik serupa secara otomatis tanpa memerlukan label awal. Hasil pengelompokan ini dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah untuk mengidentifikasi pola prestasi siswa secara lebih objektif, sehingga dapat dirancang strategi pembelajaran dan pendampingan yang lebih efektif. Sistem yang dikembangkan dalam penelitian ini diharapkan dapat menjadi alat bantu dalam pengambilan keputusan akademik serta mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan di lingkungan MTs. Selain itu, sistem ini juga berpotensi menjadi fondasi bagi pengembangan sistem informasi akademik berbasis analitik yang mendorong transformasi digital dalam dunia pendidikan serta meningkatkan efektivitas manajemen sekolah secara keseluruhan. 
Deteksi Kematangan Buah Mangga Berdasarkan Analisis Warna Dan Tekstur Menggunakan Pengolahan Citra Wiwi Wulandari; Yudhi Aditya; Ul Khairat
Jurnal Agroterpadu Vol 4, No 1 (2025): Jurnal Agroterpadu Volume 4, Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v4i1.6071

Abstract

Mangga adalah salah satu buah yang paling digemari di seluruh dunia, dikenal karena rasa manisnya yang lezat dan aroma yang khas. Buah ini berasal dari pohon yang tinggi, memiliki daun berwarna hijau, dan dihiasi dengan bunga-bunga kecil. Mangga memiliki berbagai varietas dengan kulit berwarna hijau, kuning, atau merah, yang umumnya tebal dan kasar. Daging buahnya lembut dan manis dengan biji yang besar di tengahnya. Penelitian telah menunjukkan bahwa pengolahan citra dapat digunakan untuk mendeteksi tingkat kematangan mangga berdasarkan warna kulitnya. n. berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa pengolahan citra dapat mendeteksi tingkat kematangan mangga berdasarkan warna yang ada pada kulitnya. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya menyediakan pemahaman yang lebih baik tentang kematangan mangga, tetapi juga memberikan kontribusi yang berharga dalam pengembangan sistem pengolahan citra untuk aplikasi lain dalam industri buah-buahan.
Implementasi User Centered Design Untuk Meningkatkan Pengalaman Pengguna Pada platform Digital Perbankan (Studi Kasus Byond By BSI) Najamiah Jalil; Yudhi Adhitya; Ariastuti Rahman
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 2 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i2.6595

Abstract

Pengalamaan pengguna merupakan aspek penting dalam kesuksesan aplikasi digital perbankan aplikasi Byond By BSI yang digunakan nasabah di wilayah Polewali Mandar masih memiliki beberapa kendala antarmuka, seperti navigasi yang kurang intuitif dan akses fitur yang tidak efisien. Penlitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pengguna melalui pendekataan User Centered Design (UCD) dan diukur menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ). Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data kuesioner UEQ sebelum dan sesudah redesign, wawancara serta evaluasi prototipe berdasarkan kebutuhan pengguna. Solusi yang ditawarkan berupa design ulang antarmuka aplikasi yang lebih intuitif dan mudah digunakan berdasarkan masukan pengguna. Adapun hasil rata-rata desain baru pada enam aspek UEQ meliputi: Attractiveness (1,4), Perspicuity (1,31), Efficiency (1,38), Dependability (1,25), Stimulation (1,29), dan Novelty (1,15). Seluruh aspek berada dalaam kategori positif, menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap kualitas pengalaman pengguna setelah penerapan metode User Centered Design (UCD).