Keterampilan kolaborasi merupakan salah satu kompetensi penting abad ke-21 yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran, khususnya pada pembelajaran ekonomi yang menekankan kerja sama, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan kolektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Project Based Learning (PjBL) terhadap keterampilan kolaborasi siswa SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experiment) melalui desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas VIII SMP Negeri 1 Peusangan, yakni kelas VIII-7 sebagai kelompok eksperimen yang mendapat pembelajaran berbasis proyek dan kelas VIII-4 sebagai kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan berupa angket keterampilan kolaborasi. Analisis data dilakukan dengan uji paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok dengan nilai Sig. 0,000 < 0,05. Siswa pada kelas eksperimen menunjukkan peningkatan keterampilan kolaborasi yang lebih baik dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian, penerapan model PjBL terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa dalam pembelajaran ekonomi. Penelitian ini merekomendasikan agar model PjBL diterapkan secara berkelanjutan guna mendukung pengembangan keterampilan kolaborasi dan kompetensi abad ke-21.