Perumusan masalah dalam penelitian yaitu faktor-faktor yang mempengaruhi Bantuan Sosial Tali Asih Purna Bhakti di Sekretariat Jenderal, Kemendagri. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis penentuan dan faktor-faktor serta apakah tali asih sudah dapat memenuhi kebutuhan pegawai di Sekretariat Jenderal Kemendagri dimasa Covid-19 dan pengaruh Bantuan Sosial Tali Asih Purna Bhakti di Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri. Metode penelitian ini menggunakan metode kualititatif. Informan yang diwawancarai berjumlah 5 orang terdiri atas satu orang Sekretaris KORPRI Kemendagri, satu orang Eselon III di Sekretariat KORPRI, satu orang Eselon IV Biro Keuangan dan Aset, dan dua orang JFU di Sekretariat Jenderal. Penelitian ini menemukan berlaku di Kemendagri didasarkan pada aspek produktivitas dan disiplin kerja. Produktivitas kerja adalah kinerja pegawai yang didasarkan pada pelaksanaan tugas dan/atau pemeriksaan pejabat penilai terhadap hasil pelaksanaan tugas pegawai yang dipimpinnya. Disiplin kerja adalah kesanggupan pegawai dalam mentaati kewajiban kerja sesuai dengan ketentuan hari dan jam kerja berdasarkan ketentuan yang berlaku. Saran peneliti bersifat konstruktif yaitu agar konsisten dilakukan evaluasi terhadap pegawai, penerapan sanksi yang tegas terhadap pegawai yang melakukan tindakan pelanggaran disiplin kerja disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS guna meningkatkan disiplin dan kinerja PNS. Serta pentingnya memberikan kesempatan untuk mengikuti pendidikan formal maupun non formal dan pelatihan baik yang bersifat teknis maupun non teknis kepada pegawai sehingga dapat meningkatkan kinerja secara optimal sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.