Latar Belakang: Penyintas kanker menghadapi permasalahan yang terdiri dari berbagai aspek yaitu bio-psiko-sosio-spiritual. Permasalahan pada aspek psikologis, seperti gangguan kecemasan. Untuk mengatasi kecemasan penelitian ini menggunakan intervensi Seni Usik Wiwitan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh Seni Usik Wiwitan terhadap tingkat kecemasan pada penyintas kanker di Yayasan Tangan Baik Insani. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan adalah pra experiment dengan desain penelitian one group prestest posttest design. Populasi dalam penelitian ini yaitu penyintas kanker yang ada di Yayasan Tangan Baik Insani dengan total sebanyak 100 orang dalam satu bulan terakhir. Sampel penelitian ini sebanyak 50 orang. Sebelum dilakukan intervensi Seni Usik Wiwitan sebagian besar responden mengalami kecemasan sedang yaitu sebanyak 31 orang (63%). Sementara setelah dilakukan intervensi Seni Usik Wiwitan mayoritas responden memiliki kecemasan ringan yaitu sebanyak 26 orang (52%). Setelah dilakukan uji Wilcoxon Signred Rank Test didapatkan nilai P-Value sebesar 0,000 (< 0,05) Hasil: Terdapat pengaruh dari Seni Usik Wiwitan terhadap tingkat kecemasan pada penyintas kanker di Yayasan Tangan Baik Insani. H1 diterima dan H0 ditolak.