Sumarah , Ignatia Esti
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS DIGITAL MATERI ATURAN DI LINGKUNGAN KELUARGA DAN SEKOLAH DENGAN MODEL PBL UNTUK KELAS II SEKOLAH DASAR Shinta Nurani, Anastasia; Sumarah , Ignatia Esti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 3 (2025): Vol. 5 No. 3 Edisi Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i3.2994

Abstract

Pendidikan Indonesia saat ini tentu perlu untuk mengikuti arus perkembangan keterampilan abad 21, khususnya dalam penggunaan teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk modul ajar berbasis digital materi aturan di lingkungan keluarga dan sekolah untuk kelas II SD serta mengetahui kualitas modul ajar tersebut. Proses pengembangan modul menggunakan model ADDIE dengan langkah berikut: 1) Analyze, adalah proses dari penyelidikan permasalahan melalui penyebaran kuesioner analisis kebutuhan pada guru dan peserta didik di kelas II. (2) Design, merancang strategi untuk pengembangan produk modul ajar yang disesuaikan dengan data yang diperoleh sebelumnya. (3) Develop, pengujian produk modul ajar berbasis digital menggunakan instrumen validasi. (4) Implement, merupakan tahap uji coba produk pada peserta didik. (5) Evaluate, mengevaluasi hasil posttest dari kedua pertemuan yang sudah dilaksanakan. Peneliti memperoleh skor validasi produk dari 4 validator yang terdiri dari dosen dengan skor 3,68, guru kelas II dengan skor 3,81, ahli bahasa dengan skor 3,75 dan ahli TIK dengan skor 3,25. Dari data tersebut, peneliti memperoleh rata-rata skor 3,62 dengan kategori sangat baik dan dinyatakan layak diuji coba setelah revisi. Kualitas modul ajar menurut data rerata posttest pertemuan 2 dan 3 mengalami peningkatan dari 75% menjadi 91% dengan rata-rata kenaikan sebesar 16%. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa modul ajar berbasis digital layak digunakan untuk meningkatkan kemampuan belajar peserta didik.