Tondang, Rika sinta
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi kurikulum merdeka di daerah 3 t studi di smp swasta orasi indo sinasih, kecamatan silau kahean, kabupaten simalungun, provinsi sumatera utara Tondang, Rika sinta; Nurdiana
Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa, Vol.5 No.2 Maret 2025
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian implementasi Kurikulum Merdeka di daerah 3T di SMP Swasta Orasi Indo Sinasih, Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara memberikan fleksibilitas bagi pendidik dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik serta kondisi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Kurikulum Merdeka di daerah 3T, khususnya di SMP Swasta Orasi Indo Sinasih, Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah dan guru. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, Teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka telah diterapkan dengan cukup baik, meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan sarana prasarana, rendahnya pemanfaatan teknologi, dan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Kepala sekolah berperan aktif dalam menyusun strategi peningkatan mutu pendidikan, seperti pelatihan guru, penerapan pembelajaran berbasis proyek, serta penguatan karakter siswa melalui nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Kurikulum Merdeka dapat diimplementasikan secara efektif di daerah 3T dan dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah 3T apabila diiringi dengan dukungan yang optimal dari semua pihak. Kata Kunci: Kurikulum Merdeka, Daerah 3T, Pendidikan, Implementasi, SMP Swasta Orasi Indo Sinasih
Implementation of the Merdeka Curriculum in 3T Areas: A Study at Orasi Indo Sinasih Private Junior High School, Silau Kahean District, Simalungun Regency, North Sumatra Province Tondang, Rika Sinta; Nurdiyana, Nurdiyana
Wiyatamandala Vol. 6 No. 1 (2026): Wiyatamandala
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research on the implementation of the Independent Curriculum in the 3T (Underdeveloped and Disadvantaged Regions) at Orasi Indo Sinasih Private Junior High School, Silau Kahean District, Simalungun Regency, North Sumatra Province, provides flexibility for educators in designing learning that is tailored to the needs and characteristics of students, as well as local conditions. This study aims to determine the implementation of the Independent Curriculum in the 3T (Underdeveloped and Disadvantaged Regions) areas, specifically at Orasi Indo Sinasih Private Junior High School, Silau Kahean District, Simalungun Regency, North Sumatra Province. This study used a qualitative approach with descriptive methods. The research subjects consisted of the principal and teachers. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques used the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the Independent Curriculum has been implemented quite well, although obstacles remain, such as limited infrastructure, low technology utilization, and the community's socioeconomic conditions. Principals play an active role in developing strategies to improve educational quality, such as teacher training, implementing project-based learning, and strengthening student character through the values of the Pancasila Student Profile. The conclusion of this study is that the Independent Curriculum can be implemented effectively in 3T (third-to-third) areas and can be a solution to improving educational quality in these areas if accompanied by optimal support from all parties.