Sholachuddin, Muhammad
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Pembelajaran Matematika Pembagian dengan Menggunakan Media Tradisional Congklak Sholachuddin, Muhammad; Asrori Ma'sum, Muhammad; Safa’atul Lia, Siti Nanda
Abnauna: Jurnal Ilmu Pendidikan Anak Vol. 4 No. 02 (2025): JULI
Publisher : Prodi PGMI Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/jurnalilmupendidikananak.v4i02.3519

Abstract

ABSTRAK Bermain sambil belajar merupakan suatu metode pengajaran materi kepada siswa dengan cara menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan permainan tradisional congklak dalam meningkatkan hasil yang bagus dalam belajar matematika di kelas II MI Al-Anwar Cangkringrandu Perak Jombang, untuk mengetahui apa saja kelebihan dan kendala dalam belajar ketika menggunakan permainan tradisional congklak dalam meningkatkan hasil yang bagus dalam mata pelajaran matematika di kelas II Mi Al-Anwar Cangkringrandu Perak Jombang. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan prosedur pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun Penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional congklak efektif meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas II di MI Al-Anwar Cangkringrandu Perak Jombang. Aktivitas ini membantu siswa memahami konsep matematika dengan lebih baik melalui pendekatan yang menyenangkan dan interaktif, terbukti dari peningkatan hasil tes. Selain meningkatkan keterlibatan, pemahaman, dan kemampuan sosial siswa, metode ini juga mengurangi kecemasan belajar. Namun, penerapannya menghadapi kendala seperti keterbatasan waktu, fasilitas, dan perbedaan kemampuan siswa. Kata Kunci: Optimalisasi Pembelajaran, Media Congklak.   ABSTRACT Playing while learning is a method of teaching material to students in an engaging way. The purpose of this study was to determine the use of the traditional game of congklak in improving mathematics learning outcomes in second-grade students at MI Al-Anwar Cangkringrandu Perak Jombang. This study also examined the advantages and challenges of using the traditional game to improve mathematics learning outcomes in second-grade students at MI Al-Anwar Cangkringrandu Perak Jombang. The researchers used a qualitative descriptive method, with data collection procedures through observation, interviews, and documentation. The study showed that the traditional game of congklak effectively improved mathematics learning outcomes in second-grade students at MI Al-Anwar Cangkringrandu Perak Jombang. This activity helped students better understand mathematical concepts through a fun and interactive approach, as evidenced by improved test scores. In addition to increasing student engagement, understanding, and social skills, this method also reduced learning anxiety. However, its implementation faced obstacles such as limited time, facilities, and differences in student abilities. Keywords: Learning Optimization, Congklak Media.
Makna Psikospiritual Badal Haji dalam Kitab Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu Karya Wahbah al-Zuhaili Sholachuddin, Muhammad; Muhajarah, Kurnia
Syifa al-Qulub : Jurnal Studi Psikoterapi Sufistik Vol. 10 No. 1 (2025): Syifa al-Qulub: Jurnal Studi Psikoterapi Sufistik
Publisher : Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/saq.v10i1.51897

Abstract

Badal haji adalah ritual ibadah mewakili haji atas nama orang lain yang terhalang untuk menunaikannya karena terkena udzur atau meninggal dunia. Wahbah al – Zuhaili dalam karyanya Kitab Al Fiqh wa Islami Adilatuhu menjelaskan berbagai pandangan dari keempat madzhab tentang pengertian, syarat dan dasar hukum badal haji. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tau makna psikospritual badal haji berdasarkan kitab karangan al – Zuhaili. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa badal haji mengandung makna psikospritual bagi Muhaddil, selain melatih tanggung jawab untuk orang yang diamanahkan, badal haji juga sebagai sarana untuk meningkatkan spiritualitas dan mempertebal keimanan. Sedangkan untuk orang yang dihajikan, adanya badal menghadirkan ketenangan dan rasa syukur karena kewajibannya telah ditunaikan. Penelitian ini membuktikan adanya hubungan integrasi antara ilmu fiqh dan psikospritual dalam praktik ibadah haji.