Zendrato, Nurfadillah Winata
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Preferensi Pemanfaatan Aplikasi Tafsir Mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Zendrato, Nurfadillah Winata
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/40p3vf30

Abstract

Transformasi media dari cetak ke digital mengubah cara mahasiswa mengakses, menelusuri, membandingkan literatur tafsir. Preferensi pengguna di Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir belum banyak dipetakan. Artikel ini memetakan preferensi pemanfaatan aplikasi tafsir dan menganalisis faktor penentunya pada mahasiswa IAT UIN Sumatera Utara. Penelitian menggunakan desain deskriptif-analitis; unit analisis mahasiswa akhir. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi penggunaan aplikasi (Maktabah Syamilah, Library Tafsir), dilengkapi kajian pustaka dan triangulasi sumber. Hasil: preferensi kuat pada aplikasi dengan pencarian instan, portabilitas, dan mode luring. Praktik utama meliputi temu balik ayat/kata kunci, komparasi multi-tafsir, serta penunjang penugasan. Determinannya mencakup infrastruktur (kualitas jaringan, kuota), kompetensi (bahasa Arab, literasi aplikasi), kualitas/fitur (stabilitas, kecepatan muat, anotasi/ekspor), kurikulum (kebutuhan rujukan kontinu di IAT), ekonomi (biaya kitab cetak), dan pengaruh sosial akademik (rekomendasi dosen/senior). Manfaat akademik—efisiensi penelusuran dan pengayaan perspektif—optimal bila disertai kurasi rujukan digital terverifikasi, protokol sitasi, dan penguatan literasi digital. Implikasi: kurasi aplikasi/situs otoritatif, modul literasi untuk strategi kata kunci Arab–Indonesia, teknik komparasi, praktik anotasi, serta penyediaan akses luring di area sinyal terbatas. Secara keseluruhan, preferensi pemanfaatan aplikasi tafsir lahir dari pertemuan afordansi teknologi dan ekologi pembelajaran; karena itu kebijakan prodi menyinergikan kurikulum, literasi, dan infrastruktur krusial untuk memastikan pemanfaatan aplikasi yang efektif, bermutu, adil, dan terukur.