Dewi Krismayanti
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Media Pembelajaran Terhadap Kompetensi Tenaga Kesehatan Dalam Penatalaksanaan Perdarahan Post Partum Di Intalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada Tahun 2025 Margareta Sapta Putri; Dewi Krismayanti
Jurnal Bidan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jbmc.v4i2.2097

Abstract

World Health Organization (WHO), terdapat angka kematian ibu sebesar 500.000 jiwa pertahun dan kematian neonatal sebesar 10.000.000 jiwa pertahun, kematian maternal dan neonatal banyak terjadi di negara berkembang. Penyebab yang terjadi pada kasus kematian ibu dikarenakan perdarahan (30,13%). Tujuan : Penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh media pembelajaran perdarahan post partum dengan kompetensi tenaga kesehatan di RSA UGM. Metode : metode penelitian ini menggunakan quasy eksperiment. Penelitian ini mengambil responden tenaga kesehatan yang jaga di ruang Ponek IGD RSA UGM. Hasil Penelitian : penelitian ini dilakukan di ruang skill lab Srikandi 4 RS Akademik UGM pada April – Oktober 2025. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Dari 18 responden tenaga kesehatan terdiri dari tenaga kesehatan yang meliputi 16.7% tenaga kesehatan laki laki dan 83.3 % tenaga kesehatan perempuan. Sebagian besar responden kelompok usia kurang dari 30 tahun adalah 61 % dan 39 % adalah kelompok usia lebih dari 30 tahun. Sebagian besar tenaga kesehatan adalah berprofesi dokter umum yaitu 39 %, 33 % berprofesi bidan dan 28 % sisanya berprofesi sebagai perawat. Sedangkan sebagian besar tenaga kesehatan dengan lama bekerja di RSA lebih dari 8 tahun yaitu 44 %, 39 % tenaga kesehatan yang bekerja kurang dari 3 tahun dan 17 % sisanyan bekerja antara 3-5 tahun di RSA UGM. Responden dengan 61 % pernah menangani pasien dengan perdarahan post partum dan 39 % sisanya belum pernah menangani kasus perdarahan post partum. Dimana 83 % menyatakan kesulitan dalam tatalaksana perdarahan post partum dan sisanya menyatakan mudah dalam tatalaksana perdarahan post partum. Berdasarkan uji Paired Sample T-Test menunjukkan tingkat signifikansi sebesar 0.000. Berdasarkan analisis hasil penelitian bahwa terdapat perbedaan kompetensi tenaga kesehatan sebelum dan sesudah diberikan media pembelajaran tentang tatalaksana perdarahan post partum.