Manoppo, Wilfried S.
Sam Ratulangi University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Likuiditas, Solvabilitas Dan Profitabilitas Pada PT. Bank BRI (Persero), Tbk Sepang, Florensia V.; Manoppo, Wilfried S.; Mangindaan, Joanne V.
JURNAL ADMINISTRASI BISNIS (JAB) Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jab.7.2.2018.22041.21-29

Abstract

Banking is the backbone in building Indonesia’s economic and financial system. Various economic problems faced greatly affect the business world where companies compete against each other have good performance, especially banking. To assess the financial performance of a bank can be assessed from several indicators, one of which is the bank’s financial statement. Financial statements are one of the information media that can provide an overview of the health of the bank. The purpose of this research is “to study and understanding the financial performance of PT. Bank BRI Persero, Tbk, based on liquidity ratio, solvability, and profitability ratio”. This study employs descriptive quantitative method with measurements of liquidity ratio, solvability and profitability ratio. Based on liquidity ratio with quick ratio, banking ratio and assets to loan ratio indicators, have a results that BRI is financial performance from 2015-2017 is liquid because it meets the standards of the Bank Indonesia ratio. Then for LDR ratio has decreased for 3 years, it can be considered quite healthy because it has not been able to channel credit effectively. Based on the solvability ratio, the condition of the bank is in solvable position, because BRI’s capital is in sufficient condition to guarantee both short and long term debt. Based on profitability ratio with an indicator of NPM, ROE and ROA there has been a decline for 3 years due to lack of bank management’s ability to manage assets to increase revenue. For GPM for 3 years it has increased and can be said to be healthy because BRI is able to minimize the cost of goods, so that it can generate high gross profit. Although the value of NPM, ROE, and ROA has decreased, but the profitability ratio remains in a healthy position because overall it meets BI health assessment standards. To increase the ratio, banks need to evaluate management’s performance to improve lending and manage assets well.
Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Dengan Teknik Pembukuan Sederhana Bagi Pelaku Usaha UMKM Di Kecamatan Malalayang Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara Manoppo, Wilfried S.; Pelleng, Frendy A. O.
JURNAL ADMINISTRASI BISNIS (JAB) Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jab.7.2.2018.22029.6-9

Abstract

Keberadaan mitra mikro/jasa layanan yang berlokasi di Kecamatan Malalayang tepatnya di Kelurahan Kleak, Kelurahan Batukota dan Kelurahan Bahu, pada umumnya dikelola secara mandiri. Ada kurang lebih 6 (enam) titik tempat usaha mikro/jasa layanan yang siap sedia melayani kebutuhan konsumen. Permasalahan umum yang dihadapi mitra saat ini ialah dalam mengembangkan usahanya menjadi lebih besar. Produktivitas usaha mitra belum sepenuhnya memenuhi kriteria pasar, sebab dalam mengukur produktivitas usaha mitra tidak didukung dengan sumber daya pengetahuan dan tata kelola keuangan yang baik. Kredit usaha yang diajukan mitra kepada pihak Bank selaku lembaga penyandang dana terbesar, belum bisa memenuhi tahapan-tahapan ataupun syarat-syarat mutlak yang diajukan oleh pihak bank terkait penyusunan laporan keuangan yang akuntabel dan transparan. Sehubungan dengan adanya permasalahan mitra, maka orientasi program adalah memberikan pendidikan dan pelatihan kepada mitra sebagai pelaku usaha mikro/jasa layanan, agar mampu menyusun laporan keuangannya secara mandiri dan bertanggung jawab. Sehingga kemampuan modal mitra usaha mikro/jasa layanan layak mengembangkan usahanya. Adapun solusi yang ditawarkan oleh pihak pelaksana pengabdian kepada masyarakat adalah pelatihan penyusunan laporan keuangan dengan teknik pembukuan sederhana. Penerapan IPTEKS yang dimaksud dalam kegiatan ini untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola keuangan usahanya secara mudah. Dengan maksud dan tujuan diberikannya pelatihan penyusunan laporan bagi mitra ini dapat membantu pelaku usaha dalam mengelola lalu-lintas keuangannya secara profesional.