Manajemen informasi kesehatan di rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan berkembang seiring perkembangan zaman. Kebutuhan informasi menjadi penting dalam pengambilan keputusan bagi manajemen tingkat atas maupun tingkat menengah. Agar mutu informasi kesehatan selalu terjaga dan terus meningkat serta berkesinambungan, perlu pengelolaan dengan baik. Kendali mutu pada layanan kesehatan bertujuan untuk menilai suatu kebijakan atau prosedur untuk memperoleh standar yang ditentukan mencakup pengawasan, uji tes, dan memeriksa semua ketentuan tersebut. Oleh karenanya, kendali mutu informasi kesehatan, sebagai pengambilan keputusan dalam menyusun perencanaan ke depan, juga meminimalisir komplain pelanggan atas ketidak puasan terhadap jasa maupun fasilitas kesehatan yang diberikan. Hal tersebut terjadi karena disorentasi pengetahuan dan karakter costomer itu sendiri. Penelitian ini bertujuan, 1) mengetahui karakteristik pelanggan komplain, dan 2) mengetahui waktu tunggu pendaftaran rawat jalan di RS Muhammadiyah Lamongan. Desain penelitian analisis deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian berupa lembar angket dan observasi. Sampel penelitian menggunakan total sampling. Hasil penelitian ini menunjukan; (1) terdapat hubungan yang signifikan dari masing-masing karakteristik pelanggan komplain yaitu umur, pendidikan, gender, dan status pernikahan dengan waktu tunggu pendaftaran rawat jalan, (2) waktu tunggu pendaftaran rawat jalan antara 15-25 menit, yang melebihi standar pelayanan minimal (SPM) nasional adalah 10 menit. Kesimpulan ada hubungan antara karakteristik pelanggan komplain terhadap lama waktu tunggu pendaftaran rawat jalan. Saran bagi pihak rumah sakit untuk dapat memperhatikan kualitas kecepatan waktu tunggu yang ada. n