Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana profitabilitas, leverage, likuiditas, kebijakan dividen, dan inflasi memengaruhi nilai pasar perusahaan teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019 hingga 2023. Mengadopsi desain penelitian kuantitatif, penelitian ini menggunakan data sekunder yang dikumpulkan dari laporan keuangan yang dipublikasikan dan data inflasi dari Bank Indonesia. Sebanyak 37 observasi dipilih melalui purposive sampling, dan data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasilnya menunjukkan bahwa profitabilitas secara positif dan signifikan memengaruhi nilai perusahaan, menunjukkan bahwa laba yang lebih tinggi berkontribusi pada valuasi pasar yang lebih besar. Di sisi lain, leverage dan likuiditas ditemukan memiliki efek negatif yang signifikan, yang menunjukkan bahwa tingkat utang yang lebih tinggi dan aset likuid yang berlebihan dapat mengurangi nilai perusahaan. Namun, kebijakan dividen dan inflasi tampaknya tidak memiliki dampak yang berarti. Hasil ini menawarkan wawasan berharga bagi investor yang ingin menilai kinerja perusahaan dan bagi manajer perusahaan yang mengembangkan strategi yang bertujuan untuk meningkatkan nilai perusahaan di sektor teknologi Indonesia yang sedang berkembang.