Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Pemerintah Indonesia Dalam Implementasi Skema Corsia: Analisis Kebijakan Dan Tata Kelola Lingkungan Global Muhammad, Fajri
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.12258

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji peran pemerintah Indonesia dalam pelaksanaan Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation (CORSIA) sebagai wujud komitmen terhadap upaya global menurunkan emisi karbon di sektor penerbangan. Indonesia telah mengambil langkah awal melalui penerbitan Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2021 tentang Nilai Ekonomi Karbon serta pembentukan lembaga verifikasi emisi yang diakui oleh ICAO. Namun demikian, implementasi CORSIA di tingkat nasional masih menghadapi sejumlah hambatan, terutama yang berkaitan dengan koordinasi kelembagaan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan, termasuk perwakilan kementerian, pelaku industri Sustainable Aviation Fuel (SAF), dan lembaga verifikasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa koordinasi antar kementerian belum berjalan efektif, partisipasi pemerintah daerah dalam mendukung rantai pasok SAF masih terbatas, biaya produksi SAF relatif tinggi tanpa adanya dukungan insentif fiskal, serta pemahaman teknis para pelaku industri terhadap mekanisme CORSIA masih minim. Temuan tersebut menegaskan pentingnya pembentukan lembaga koordinasi lintas sektor di tingkat nasional, peningkatan keterlibatan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan SAF, serta penyusunan kebijakan insentif yang mendorong efisiensi biaya. Selain itu, penguatan kapasitas teknis industri penerbangan dan penyusunan roadmap nasional yang sejalan dengan standar tata kelola global juga dipandang sebagai langkah strategis. Secara teoretis, penelitian ini memberikan kontribusi melalui penerapan kerangka multi-level governance dan institusionalisme neoliberal dalam analisis kebijakan iklim di Indonesia, khususnya terkait pengelolaan emisi penerbangan.
KONFLIK BATIN DALAM FILM IMPERFECT: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA Muhammad, Fajri; Rahman, Elmustian; Septyanti, Elvrin
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1055

Abstract

Artikel ini mengulas konflik batin yang dialami oleh tokoh utama dalam film Imperfect melalui perspektif psikologi sastra. Konflik batin muncul karena ketidakseimbangan emosi, tekanan sosial, dan pertentangan internal terkait standar kecantikan yang tidak realistis serta ekspektasi masyarakat terhadap perempuan. Studi ini menggunakan teori Id, Ego, dan Super Ego untuk memahami bagaimana tokoh utama mengelola dan menyelesaikan konflik tersebut. Data diperoleh dengan teknik analisis teks dialog dan adegan film, yang memberikan gambaran situasi psikologis tokoh. Hasil menunjukkan berbagai bentuk konflik batin yang muncul dari ketidaksesuaian antara keinginan pribadi dan tuntutan sosial, serta bagaimana tokoh utama menyelesaikannya melalui strategi menghadapi masalah, pemecahan masalah, serta pengendalian diri.