Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Objektifikasi Tubuh Perempuan Dalam Film (Analisis Male Gaze Dalam Film Ipar Adalah Maut) A. Wongkar, Elnando Gratia; D. Sulistyani, Hapsari
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i2.2025.668-681

Abstract

Film sebagai produk budaya memiliki peran penting dalam membentuk dan mereproduksi pandangan masyarakat terhadap gender. Salah satu isu yang sering muncul adalah representasi perempuan di film, dan bagaimana tubuh perempuan di objektifikasi melalui perspektif male gaze. Perempuan diposisikan sebagai objek, dan hanya dipandang bagian tubuhnya, untuk memuaskan hasrat seksual laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam tentang bagaimana objektifikasi perempuan dalam film “Ipar Adalah Maut” dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes yang dipadukan dengan konsep male gaze Laura Mulvey. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi makna denotasi, konotasi, dan mitos dalam adegan-adegan yang menampilkan tubuh perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ipar adalah maut menggunakan sudut pandang kamera, pencahayaan, serta framing tertentu yang menonjolkan aspek tubuh perempuan seperti dada, paha, leher, bahu, pinggul, sebagai objek visual yang ditujukan bagi kepuasan penonton laki-laki. Selain itu adegan perselingkuhan dalam film ipar adalah maut, juga menggambarkan realita dimana perempuan diposisikan sebagai penggoda laki-laki dan memiliki tugas untuk melayani laki-laki. Objektifikasi ini tidak hanya membangun citra perempuan dalam film sebagai objek seksual, tetapi juga memperkuat konstruksi budaya patriarki dalam industri film. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi dalam mengkritisi representasi perempuan di media dan mendorong produksi film yang lebih berperspektif gender