Pemanfaatan sumber daya sungai di Ciliwung, Srengseng Sawah adalah pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan sungai, terjadinya bencana banjir di lokasi wisata menyebabkan banyak kawasan wisata menjadi rusak dan tidak berjalan dengan semestinya, sehingga perlu adanya pencegahan serta penanggulangan bencana banjir di kawasan wisata agar dapat berjalan kembali. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis mitigasi bencana Ci Liwung, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Metode penelitiannya adalah Deskriptif Kuantitatif. Menggunakan Teknik pengumpulan data berupa survei, observasi, wawancara informal, kajian literatur dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif dengan melakukan analisis terhadap hasil skoring yang dilakukan oleh peneliti setelah melakukan pengumpulan data, serta untuk penentuan kriteria terhadap bencana yang terjadi, menggunakan landasan SOP Krisis Kepariwisataan, disesuaikan dengan keadaan yang ada di lapangan. Hasil penelitian menghasilkan bahwa lokasi wisata sudah masuk ke dalam kategori “memenuhi” dengan hasil penilaian 72 serta berdasarkan dengan Parameter Kerusakan Bencana Destinasi masuk ke dalam kriteria tingkat kehancuran alam karena terjadi akibat banjir. Sehingga yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan peningkatan mitigasi bencana di kawasan lokasi wisata karena masih sangat minim, seperti diadakan penanaman pohon di bantaran sungai, dipasangnya rambu-rambu mitigasi, diadakan pelatihan mengenai mitigasi bencana banjir, dan pembuatan peraturan untuk wisatawan untuk menjaga kebersihan lingkungan.