Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FENOMENA KONTEN KREATOR DIGITAL DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF INDONESIA: ANALISIS ETIKA DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL Al Ghopur Saub
Mandalika: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Bahasa Vol 3 No 2 (2025): Mandalika Jurnal Ilmu Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Mandalika Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/jipb.v3i2.303

Abstract

Fenomena konten kreator di era digital telah melahirkan profesi baru dengan pengaruh besar terhadap budaya, gaya hidup, dan pola pikir masyarakat. Artikel ini menganalisis kedudukan profesi konten kreator dalam perspektif hukum Islam dan hukum positif Indonesia melalui pendekatan normatif-yuridis dan maqasid syariah. Hasil kajian menunjukkan bahwa profesi ini pada dasarnya mubah, tetapi dapat bernilai ibadah apabila diniatkan untuk kemaslahatan, atau sebaliknya menjadi haram apabila digunakan untuk menyebarkan konten yang bertentangan dengan syariat. Prinsip-prinsip dasar Islam seperti kejujuran, amanah, keadilan, serta larangan ghibah, fitnah, dan hoaks menjadi pijakan etis dalam berkonten. Dari sisi hukum positif, UU ITE, UU Hak Cipta, dan KUHP memberikan kerangka regulasi yang relevan bagi aktivitas kreator digital di Indonesia. Artikel ini menegaskan pentingnya sinergi hukum Islam dan hukum positif dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat dan maslahat.