Direktur Jendral Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 KLHK Tuti Hendrawati Mintarsihmenyebut total jumlah sampah Indonesia akan mencapai 68 juta ton di tahun 2019, dan sampah plastikdiperkirakan akan mencapai 9,52 juta ton atau 14 persen dari total sampah yang ada. Targetpengurangan timbunan sampah adalah 75 persen dengan penanganan sampahnya melalui cara'composting' dan daur ulang bawa ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Untuk mencapai target tersebut,dapat dilakukan upaya dalam skala kecil meliputi lingkup rumah tangga dengan menerapkan metodepengomposan takakura. Untuk kompos dengan bahan sampah kebun, hasil dapat terlihat setelah 2 bulanpengomposan dengan 12 kali pengamatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kefektifan starter airtebu dalam proses penguraian sampah kebun dalam proses pengomposan. Penelitian ini menggunakanmetode praktikum dengan analisis deskripsif dan statistik melalui pengumpulan data primer pengamatankompos selama proses pengomposan. Pengamatan yang dilakukan menghasilkan angka kondisi suhu,kelembaban, dan pH. Berdasarkan pada SNI 19-7030-2004 tentang spesifikasi kompos dari sampahorganik domestik dijelaskan jika standar kualitas kompos memiliki kelembaban sebesar 50%, pH 6,807,49,dan suhu ≥220C, selain itu warna kehitaman, bau dan tekstur seperti tanah. Jika dibandingkandengan hasil akhir pengukuran kompos yang dibuat oleh peneliti maka menunjukkan jika kelembabansebesar 50%, pH 6,80, dan suhu 290C serta untuk warna kompos sudah menghitam, bau dan tekstur telahmenyerupai tanah, sehingga kompos sudah siap digunakan untuk media tanam.Kata kunci: Sampah Organik, Kompos, Takakura