LATAR BELAKANG: HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan global dengan jumlah kasus yang terus meningkat dan menjadi penyebab utama kematian. Terapi antiretroviral (ARV) menjadi pengobatan utama yang efektif dalam menekan jumlah virus dalam tubuh dan meningkatkan kualitas hidup ODHA. Namun, keberhasilan terapi sangat bergantung pada tingkat kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat secara rutin. Kepatuhan yang rendah dapat menyebabkan resistensi obat, peningkatan risiko penularan, dan memperburuk kondisi pasien. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui tingkat kepatuhan ODHA dalam mengonsumsi ARV TUJUAN: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kepatuhan minum obat antiretroviral (ARV) penderita HIV/AIDS di Klinik VCT CST dr. Soeradji Tirtornegoro. METODE: Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan responden berjumlah 42 responden. Cara pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada responden menggunakan kuesioner SMAQ (Simplified Medication Adherence Questionnare). HASIL: Hasil penelitian didapatkan tingkat kepatuhan ODHA dalam minum obat ARV di Klinik VCT RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro sebanyak 31 orang (73,81%). Tingkat kepatuhan tertinggi ditemukan pada responden dengan pendidikan terakhir SMA/SLTA (84%), pekerjaan sebagai ibu rumah tangga (81,82%), dan lama terapi lebih dari 1 tahun (78,26%). KESIMPULAN: Tingkat kepatuhan ODHA di Klinik VCT RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro sebesar 73,81%. Kata Kunci : ODHA, Antiretroviral (ARV), Kepatuhan, SMAQ