Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perkuatan Struktur Kolom Beton Bertulang Dengan Metode Concrete Jacketing Balqis, Charla Putri; Bintang, Michael Chrisyie Daniel; Zulkifli, Zulkifli
Journal of Infrastructure and Construction Technology Vol. 2 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Dept. of Civil Engineering Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56208/jictech.2.1.10-19

Abstract

Reinforced concrete columns are critical structural elements that support vertical loads in buildings. Over time, these columns may experience a reduction in capacity due to aging, seismic activity, fire exposure, or changes in building function. Concrete jacketing is one of the most widely used strengthening techniques to restore and enhance the performance of damaged or weakened columns. This study presents a comprehensive literature review to evaluate the effectiveness of concrete jacketing in improving the axial, shear, and flexural capacities of reinforced concrete columns. The mechanism of this method is explained through the enlargement of the cross-sectional area, installation of additional reinforcement, and confinement effects. The review also explores material innovations such as the use of self-compacting concrete (SCC), the addition of fly ash, and alternative reinforcement materials like bamboo and natural fibers. Key implementation aspects, including surface preparation, reinforcement detailing, and casting methods, are also analyzed. Furthermore, the study compares concrete jacketing with other strengthening methods in terms of cost-effectiveness and applicability. The findings indicate that concrete jacketing is a practical, economical, and effective strengthening solution, particularly for buildings located in seismic-prone areas or undergoing functional changes.
Evaluasi Literatur: Strategi Proteksi Ganda pada Mortar Self-Healing melalui Kombinasi Abu Cangkang Kerang dan Bahan Tambah Kristalin pada Lingkungan Asam Balqis, Charla Putri; Olivia, Monita; Wibisono, Gunawan
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan infrastruktur akibat lingkungan asam merupakan tantangan besar bagi durabilitas mortar, terutama pada wilayah dengan kondisi tanah ekstrem seperti lahan gambut. Teknologi pemulihan mandiri (self-healing) menjadi inovasi penting untuk mengatasi retak mikro tanpa biaya pemeliharaan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi proteksi ganda melalui penggunaan limbah abu cangkang kerang dan bahan tambah kristalin sebagai agen pemulih mandiri pada mortar di lingkungan asam. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis terhadap naskah ilmiah bereputasi dalam rentang waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa abu cangkang kerang memiliki kandungan kalsium oksida tinggi yang berfungsi sebagai penyedia ion kalsium eksternal, sementara bahan tambah kristalin berperan sebagai katalisator pembentuk kristal kalsium silikat hidrat yang stabil dan resistan terhadap disolusi asam. Sinergi kedua bahan ini mampu menutup retak mikro secara efektif dan meningkatkan kerapatan matriks mortar sehingga menghambat penetrasi ion hidrogen (H+) yang agresif. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi material lokal dan agen kristalin memberikan mekanisme perlindungan ganda yang secara signifikan meningkatkan ketahanan jangka panjang mortar pada kondisi pH rendah. Tinjauan ini memberikan landasan teoretis bagi pengembangan material konstruksi berkelanjutan yang tahan terhadap serangan kimia ekstrem.