Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Motivasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Guru Sukma , Devi; Darmantyo, Dimas
Jurnal KREATIF (Kajian Riset Ekonomi & Bisnis Inovatif) Vol 1 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP3M) – Universitas Binaniaga Indonesia (UNBIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33062/jkf.v1i2.25

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetehui pengaruh motivasi dan lingkungan kerja secara parsial dan simultan terhadap kepuasan kerja guru SMK Taruna Terpadu Boash 1. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SMK Taruna Terpadu Boash 1 yaitu sebanyak 114 guru dengan sampel 89 guru. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji instrumen data, uji asumsi klasik, uji regresi linear, uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi, serta uji t dan uji f dengan menggunakan alat bantu SPSS versi 26. Hasil penelitian ini adalah motivasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja guru dengan nilai koefisien determinasi sebesar 82% dan uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (19.205 > 1.960). Lingkungan Kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dengan uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (18.148 > 1.960). Motivasi dan Lingkungan Kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dengan persamaan regresi Y = 3,950 + 0,355 Motivasi + 0,552 Lingkungan Kerja + ɛ. Nilai koefisien determinasi sebesar 82% sedangkan sisanya sebesar 18% dipengaruhi faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai f hitung > f tabel atau (201,792 > 3.10).
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Front Liner PT Bank Syariah Indonesia Bogor Raya Pangestu , Cania; Darmantyo, Dimas
Jurnal KREATIF (Kajian Riset Ekonomi & Bisnis Inovatif) Vol 1 No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP3M) – Universitas Binaniaga Indonesia (UNBIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33062/jkf.v1i3.48

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh lingkungan kerja (X1) dan kompensasi (X2) terhadap kepuasan kerja (Y) pada karyawan frontliner PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Bogor Raya. Perbankan syariah krusial bagi perekonomian Indonesia, dengan BSI sebagai bank syariah terbesar pasca-merger 2021, memiliki aset Rp319,85 triliun pada September 2023. Survei pendahuluan pada 32 frontliner menunjukkan ketidakpuasan: 45,2% terhadap beban kerja, 35,5% terhadap kompensasi, dan 38,7% terhadap dukungan rekan kerja, menyoroti kekurangan lingkungan fisik/non-fisik serta imbalan finansial/non-finansial.Tujuan adalah menganalisis pengaruh parsial dan simultan X1 serta X2 terhadap Y untuk meningkatkan motivasi dan kualitas layanan. Penelitian deskriptif kuantitatif ini menggunakan data primer dari kuesioner skala Likert kepada 51 responden efektif (sampling jenuh dari 55 frontliner di 22 cabang, fokus pada customer service dan teller). Variabel berdasarkan Afandi (2018) dan Simamora (2015). SPSS 29 menganalisis validitas (Pearson Product Moment, semua r-hitung > r-tabel 0,361), reliabilitas (Cronbach's Alpha 0,925 > 0,60), asumsi klasik (normalitas Sig. 0,57 > 0,05; linearitas Sig. 0,000 < 0,05), deskriptif (rata-rata X1 59,29, tinggi; X2 46,24, tinggi; Y 106,59, tinggi), korelasi Pearson, regresi berganda (Y = a + β1X1 + β2X2 + e), uji t (t-hitung > t-tabel, Sig. < 0,05 untuk keduanya), uji F (F-hitung > F-tabel, Sig. < 0,05), dan R². Hasil menunjukkan pengaruh positif dan signifikan: X1 meningkatkan kepuasan melalui fasilitas dan kolaborasi (β1 positif); X2 melalui upah/insentif adil (β2 positif); secara bersama menjelaskan 65% variasi Y. Kesimpulan merekomendasikan BSI tingkatkan komunikasi, fasilitas, dan insentif untuk produktivitas. Saran mencakup team-building dua kali setahun dan evaluasi kompensasi rutin.