Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Bimbingan Pengenalan Huruf Hijaiyah Kepada Anak Usia Dini Desa Sukorejo Wetan Rejotangan Tulungagung Asyofi, Muhammad Nur Haris
Jurnal Abdimas Al Hidayah Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas Al Hidayah
Publisher : STAI Hidayatut Thullab Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagi anak usia dini membaca Al-Qur’an dianggap sesuatu yang sangat sulit. Bahkan ada yang sampai usia remaja belum bisa membaca Al-Qur’an. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengenalan terhadap huruf-huruf dalam Bahasa arab (huruf hijaiyah) sejak dini. Pengenalan huruf hijaiyah ini sangat penting dilakukan sejak dini untuk menghindari buta huruf arab dan lebih jauh agar anak-anak bisa membaca Al-Qur’an sejak dini. Membaca Al-Qur’an harus dilatih sejak dini karena banyak hal yang harus dipelajari untuk bisa membaca AL-Qur’an dengan baik dan benar. Diantaranya harus mengenal huruf, makhroj, tajuwid, tanda baca, waqof dll. Untuk membaca Al-Quran dengan fasih dan lancar pembiasaan membaca Al-Qur’an harus dilakukan sejak dini, oleh karena itu penulis melakukan program pengenalan huruf hijaiyah kepada anak usia dini agar anak-anak sejak dini punya pengetahuan dan dapat melafalkan huruf-huruf hijaiyah dengan baik dan bena. Pengenalan huruf hijaiyah pada anak usia dini ini menggunakan metode ceramah dan pelatihan membaca langsung. Pengenalan huruf hijaiyah ini dilakukan dengan cara mengenalkan tulisan huruf-huruf hijaiyan, memberikan contoh cara melafalkan dengan benar kemudian semua anak-anak menirukan. Jika ada makhroj yang masih salah maka akan diulang lagi sampai anak-anak dapat melafalkan dengan benar. Dengan adanya kegiatan ini anak-anak mampu mengenal dan menghafal huruf hijaiyah, dan dapat melafalkannya dengan benar.
Pendampingan Simak Hafalan Quran Siswa SMPT Al Hidayah Tulungagung Asyofi, Muhammad Nur Haris; Fahmi, Nurul
Jurnal Abdimas Al Hidayah Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Al Hidayah
Publisher : STAI Hidayatut Thullab Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendukung program tahfidz Al-Qur’an di SMPT Al Hidayah Tulungagung, khususnya dalam kegiatan simak hafalan atau yang dikenal sebagai ujian kelipatan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pendampingan terhadap siswa yang telah menyelesaikan hafalan kelipatan 5 juz, yaitu 5, 10, 15, hingga 30 juz. Pendampingan dilakukan dengan menyimak langsung hafalan siswa yang disetorkan secara lisan, dimulai dari pukul 08.00 hingga selesai sekitar pukul 11.00 WIB. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan evaluatif, di mana dosen dan para alumni pondok pesantren berperan sebagai penyimak dan penguji. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kehadiran pendamping eksternal memberikan motivasi tambahan bagi siswa serta memperkuat validitas proses tahfidz. Kegiatan ini juga meningkatkan sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan tingkat menengah berbasis tahfidz dalam mendorong generasi Qurani yang unggul.
Riyadah Sebagai Instrumen Manajemen Stres Bagi Ibu: Workshop Virtual Peningkatan Kualitas Parenting Asyofi, Muhammad Nur Haris; Fahmi, Nurul
Jurnal Abdimas Al Hidayah Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Abdimas Al Hidayah
Publisher : STAI Hidayatut Thullab Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran ibu sebagai madrasatul ula di era digital dihadapkan pada tantangan pengasuhan yang kompleks, yang sering kali memicu stres pengasuhan (parenting stress). Stres yang tidak terkelola berdampak buruk pada kesehatan mental ibu dan kualitas pola asuh anak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan solusi manajemen stres melalui internalisasi nilai-nilai riyadah (latihan spiritual) sebagai instrumen regulasi diri bagi para ibu. Metode yang digunakan adalah edukasi interaktif melalui workshop virtual via platform Zoom Meeting, yang meliputi tahap persiapan, pemaparan materi, simulasi spiritual breathing, dan evaluasi. Peserta kegiatan terdiri dari 10 orang ibu dari berbagai daerah. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar 90% terkait penggunaan riyadah sebagai mekanisme koping stres. Partisipan melaporkan bahwa praktik spiritual harian seperti dzikir, salat malam, dan kontrol emosi secara konsisten mampu menciptakan ketenangan batin (tuma’ninah) dan menurunkan reaksi emosional negatif terhadap anak. Simpulan dari pengabdian ini menegaskan bahwa riyadah bukan hanya praktik ritual, melainkan instrumen manajemen diri yang efektif untuk meningkatkan kualitas parenting dan ketahanan keluarga di masa transisi digital.