Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Foodrecall dengan Kejadian Preeklamsia M. Hamsah; Saniska Ayu Kartiniva Iskandar; Wirijanto
The Indonesian Journal of General Medicine Vol. 16 No. 1 (2025): The Indonesian Journal of General Medicine
Publisher : International Medical Journal Corp. Ltd

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70070/2q4rys53

Abstract

Latar Belakang : Kehamilan merupakan proses fisiologis yang terjadi dalam tubuh seorang wanita. Preeklampsi merupakan masalah kedokteran yang serius dan memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi Metode food recall 24 jam adalah metode survei konsumsi pangan yang fokusnya pada kemampuan mengingat subjek terhadap seluruh makanan dan minuman yang telah dikonsumsi selama 24 jam terakhir. Metode : Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka (narrative review) yang menganalisis tujuh artikel penelitian yang relevan dan diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Pencarian literatur dilakukan secara sistematis menggunakan database PubMed, Google Scholar, ClinicalKey, dan ResearchGate dengan kata kunci: ““foodrecall"  dan  "preeklampsia”. Hasil : Hasil tinjauan menunjukkan bahwa food recall dalam konteks kehamilan preeklamsia adalah metode untuk mengumpulkan data tentang asupan nutrisi ibu hamil, dengan tujuan menganalisis hubungan pola makan dengan risiko preeklamsia. Penelitian menunjukkan pola makan preeklamsia lebih tinggi terjadi pada diet yang kaya daging merah olahan, kentang goreng, dan rendah buah-buahan serta sayuran. Kesimpulan : Hubungan food recall terhadap preeklamsia menunjukkan bahwa pola makan dan status gizi yang buruk adalah faktor risiko signifikan untuk terjadinya preeklamsia. Ibu hamil dengan asupan nutrisi yang tidak memadai, terutama defisit kalsium dan protein, serta kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi lemak dan garam, memiliki risiko lebih tinggi mengalami peningkatan tekanan darah tinggi yang menjadi ciri preeklamsia.