Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya minat, motivasi, dan keaktifan belajar siswa kelas V SD Negeri 04 Asam Jujuhan Kabupaten Dhamasraya. Hasil observasi awal menunjukkan sebagian besar siswa kurang antusias, pasif, dan belajar hanya ketika diarahkan guru. Oleh karena itu, dilakukan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan tujuan meningkatkan minat, motivasi, dan keaktifan belajar siswa melalui penerapan metode diskusi kelompok. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas V, terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Data diperoleh melalui observasi, angket, wawancara, dokumentasi, serta tes hasil belajar. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada ketiga aspek yang diamati. Pada aspek minat belajar, jumlah siswa dengan kategori tinggi meningkat dari 20% pada kondisi awal menjadi 24% pada siklus I, dan mencapai lebih dari 80% pada siklus II. Pada aspek motivasi belajar, siswa dengan kategori tinggi bertambah dari 24% pada kondisi awal menjadi 28% pada siklus I, lalu meningkat signifikan hingga lebih dari 75% pada siklus II. Demikian pula pada aspek keaktifan belajar, siswa yang aktif meningkat dari 28% pada kondisi awal menjadi 20% pada siklus I, dan melonjak hingga 80% pada siklus II. Hasil tes belajar juga menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar, dari 60% siswa tuntas pada siklus I menjadi 84% siswa tuntas pada siklus II. Dengan melibatkan siswa secara langsung dalam proses diskusi, pembelajaran menjadi lebih interaktif, kolaboratif, dan bermakna, sehingga berdampak positif terhadap pencapaian hasil belajar.