Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Queue Berbasis Linked List Pada Aplikasi Web Manajemen Antrian Print Mahasiswa Sirlia Sahid; Farzad Sahnadi Pasaribu; Mika Monika Fransiska Simanullang; Muhammad Raihansyah Lubis
Jurnal Ilmu Komputer dan Informatika | E-ISSN : 3063-9026 Vol. 2 No. 2 (2025): Oktober - Desember
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Queue irregularities are a common problem with photocopying services, particularly with student assignment printing. Because there is no clear system for managing the order in which documents are printed, students often have to wait long periods. This can lead to dissatisfaction and confusion. The purpose of this research is to create an interactive web application capable of managing routine print queues using a linked list-based queue structure. A queue system based on the FIFO (First In First Out) principle was created. This allows each student to enter their identity, the files to be printed, and any special notes about their printing needs. The system then displays a real-time queue list, allowing the photocopy operator to download the files in the correct order.
PEMAHAMAN MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI MEDAN JURUSAN MATEMATIKA TERHADAP PEMBAGIAN HARTA WARISAN DALAM ISLAM Sirlia Sahid; Sahara Lani Lestari; Dinda Syafitri; Kayla Amelia Putri; Umar Mukhtar Siregar
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan literasi hukum waris Islam di kalangan umat Muslim, khususnya mahasiswa program studi non-agama, masih menjadi persoalan yang belum sepenuhnya teratasi. Penelitian ini bertujuan mengkaji tingkat pemahaman mahasiswa Jurusan Matematika Universitas Negeri Medan terhadap ketentuan faraidh dalam perspektif hukum Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan penyebaran kuesioner kepada 30–50 responden Muslim melalui teknik purposive random sampling, serta pendalaman data melalui wawancara tidak terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah memahami konsep dasar faraidh, sumber hukumnya dalam Al-Qur’an, dan prosedur umum pembagian harta warisan. Namun, masih terdapat kekurangan dalam memahami aspek teknis dan normatif, seperti mekanisme pengurangan biaya pengurusan jenazah dari harta pewaris serta kondisi yang dapat menyebabkan gugurnya hak kewarisan. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa cenderung masih bersifat konseptual dan belum sepenuhnya aplikatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi materi faraidh secara lebih komprehensif dan praktis dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam di perguruan tinggi menjadi langkah penting agar pemahaman hukum waris Islam dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan masyarakat.