Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya salat fardu sebagai ibadah pokok umat Islam yang perlu diajarkan sejak dini agar tertanam dalam kehidupan siswa sebagai kebiasaan sekaligus kebutuhan spiritual. Namun, hasil pengamatan awal di kelas III SD Negeri Sawang Rambot Kecamatan Pante Ceureumen Kabupaten Aceh Barat menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam melaksanakan salat dengan benar, baik dari segi hafalan bacaan, ketepatan gerakan, maupun kekhusyukan dalam beribadah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan salat fardu siswa melalui penerapan metode demonstrasi yang dipadukan dengan media visual interaktif serta pembiasaan salat berjemaah. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek siswa kelas III. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan gerakan, kelancaran bacaan, serta kesadaran siswa melaksanakan salat. Pada siklus I, sebagian siswa mulai memahami urutan gerakan namun masih kesulitan dalam hafalan. Perbaikan di siklus II melalui latihan berkelompok, penggunaan kartu bacaan, dan keterlibatan orang tua berhasil meningkatkan capaian siswa hingga melampaui indikator keberhasilan. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan metode pembelajaran yang variatif dan sesuai dengan karakteristik anak sekolah dasar sangat efektif dalam meningkatkan kualitas salat fardu siswa.