Laras Marsiwi, Dwi Tantri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komunikasi Interpersonal Siswa SMP Negeri 1 Teras Boyolali Laras Marsiwi, Dwi Tantri
Emphaty Cons - Journal of Guidance and Counseling Vol 2 No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Guidance and Counceling Program of Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/emp.v2i2.1486

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari individu memerlukan tidak terlepas dari aktifitas komunikasi dikarenakan individu memerlukan orang lain dala memenuhi kebutuhan. Hal itulah yang menjadikan individu memaksakan diri untuk berkomunikasi. Komunikasi memiliki peran penting dalam upaya mencapai tujuan pendidikan yaitu sebagai jembatan penghubung dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Maka siswa sebagai penerus bangsa harus dapat melakukan komunikasi interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi interpersonal siswa kelas VII SMP Negeri 1 Teras Boyolali. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan subjek siswa kelas VII SMP Negeri 1 Teras Boyolali. Dalam penelitian ini jumlah populasinya adalah 219 siswa sehingga sampel yang digunakan dalam penelitian yaitu sebanyak 135 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket komunikasi interpersonal. Analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif prosentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal siswa kelas VII SMP Negeri 1 Teras Boyolali mendapatkan nilai 82,2% yaitu termasuk dalam kategori tinggi. Hal ini didukung oleh 5 sikap yang mendukung komunikasi interpersonal siswa kelas VII SMP Negeri 1 Teras Boyolali yaitu : keterbukaan mencapai nilai 80,5% termasuk dalam kategori tinggi, empati mencapai nilai 86,6% termasuk dalam kategori sangat tinggi, sikap mendukung mencapai nilai 77,9% termasuk dalam kategori tinggi, sikap positif mencapai nilai 84,5% termasuk dalam kategori tinggi, dan kesetaraan mencapai nilai 81,3% termasuk dalam kategori tinggi