Gyna Melia Suryani, Irman, Elsadina Susandra
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN PROGRAM PENDIDIKAN KESEHATAN MENTAL BERBASIS AGAMA UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN SISWA Gyna Melia Suryani, Irman, Elsadina Susandra
MUHAFADZAH: Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Islam Vol 5 No 2 (2025): Mei, Muhafadzah: Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kesehatan mental merupakan aspek fundamental dalam perkembangan siswa yang berpengaruh langsung terhadap kemampuan belajar, membangun relasi sosial, serta pembentukan karakter. Namun, pendekatan pendidikan kesehatan mental di sekolah sering kali masih bersifat umum dan kurang menyentuh aspek spiritualitas, padahal dalam konteks masyarakat Indonesia yang religius, nilai-nilai agama memiliki peran penting dalam menumbuhkan ketahanan mental siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan merancang program pendidikan kesehatan mental berbasis agama yang aplikatif dan kontekstual guna meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa secara holistik. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis berbagai literatur dari jurnal ilmiah, buku, dan laporan penelitian yang relevan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai agama seperti sabar, syukur, tawakal, dan ukhuwah ke dalam sistem pendidikan mampu membentuk mekanisme koping yang sehat, memperkuat motivasi intrinsik, serta menciptakan lingkungan sekolah yang suportif secara psikologis dan spiritual. Strategi pengembangan program meliputi pembiasaan spiritual, integrasi nilai agama dalam pembelajaran, konseling rohani, kegiatan keagamaan kolektif, dan pelibatan orang tua serta masyarakat. Dengan demikian, pendidikan kesehatan mental berbasis agama merupakan solusi strategis yang dapat mendorong lahirnya generasi yang sehat secara mental, tangguh secara spiritual, dan matang secara sosial.