Melayanti, Ni Kadek Tatik
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi pemasaran wisatawan domestik saat pandemi covid-19 di champlung mas hotel & resort legian bali: Marketing strategies of domestic tourists during the covid-19 pandemic in champlung mas hotel & resort legian bali Melayanti, Ni Kadek Tatik
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.467 KB)

Abstract

Sektor pariwisata merupakan salah satu sumber pendapatan terbesar negara, khususnya negara Indonesia. Bali merupakan provinsi yang cukup berperan dalam sektor ekonomi ini, dengan keberagaman kebutuhan yang ada pada industri muncul kemudian beragam jenis usaha yang menunjang prosesnya, salah satunya adalah akomondasi. Champlung Mas Hotel & Resort menjadi salah satu akomondasi dalam bidang penyediaan jasa dan produk bagi wisatawan, namun selama pandemi COVID-19 terjadi penurunan angka wisatawan yang datang. Pemanfaatan teknologi untuk menunjang sektor pariwisata sangat dibutuhkan agar para wisatawan mudah untuk mengakses informasi tempat wisata. Penelitian ini kemudian dibuat dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui prosedur pengumpulan data observasi langsung, dokumentasi dan wawancara sehingga data yang disampaikan lebih akurat. Tujuan penelitian adalah strategi pemasaran yang mampu digunakan Champlung Mas Hotel & Resort dalam menarik tamu domestik selama pandemi COVID-19. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa, selama pandemi COVID-19 peran pemasaran digital menjadi sebuah model pemasaran baru yang positif bagi Champlung Mas Hotel & Resort, sebut saja pemasaran melalui facebook ads, website akomondasi dan sosial media lain mampu memberi banyak walk in guest, Champlung Mas Hotel & Resort juga diketahui telah menerapkan CHSE sebagaimana aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dalam menjalankan usaha pariwasata ditengah pandemi COVID-19 demi memberi rasa aman dan nyaman bagi tamu yang hadir.
Strategi pemasaran wisatawan domestik saat pandemi covid-19 di champlung mas hotel & resort legian bali: Marketing strategies of domestic tourists during the covid-19 pandemic in champlung mas hotel & resort legian bali Melayanti, Ni Kadek Tatik
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pariwisata merupakan salah satu sumber pendapatan terbesar negara, khususnya negara Indonesia. Bali merupakan provinsi yang cukup berperan dalam sektor ekonomi ini, dengan keberagaman kebutuhan yang ada pada industri muncul kemudian beragam jenis usaha yang menunjang prosesnya, salah satunya adalah akomondasi. Champlung Mas Hotel & Resort menjadi salah satu akomondasi dalam bidang penyediaan jasa dan produk bagi wisatawan, namun selama pandemi COVID-19 terjadi penurunan angka wisatawan yang datang. Pemanfaatan teknologi untuk menunjang sektor pariwisata sangat dibutuhkan agar para wisatawan mudah untuk mengakses informasi tempat wisata. Penelitian ini kemudian dibuat dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui prosedur pengumpulan data observasi langsung, dokumentasi dan wawancara sehingga data yang disampaikan lebih akurat. Tujuan penelitian adalah strategi pemasaran yang mampu digunakan Champlung Mas Hotel & Resort dalam menarik tamu domestik selama pandemi COVID-19. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa, selama pandemi COVID-19 peran pemasaran digital menjadi sebuah model pemasaran baru yang positif bagi Champlung Mas Hotel & Resort, sebut saja pemasaran melalui facebook ads, website akomondasi dan sosial media lain mampu memberi banyak walk in guest, Champlung Mas Hotel & Resort juga diketahui telah menerapkan CHSE sebagaimana aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dalam menjalankan usaha pariwasata ditengah pandemi COVID-19 demi memberi rasa aman dan nyaman bagi tamu yang hadir.