Pempek merupakan salah satu makanan tradisional khas Palembang Sumatra Selatan yang terbuat dari daging ikan yang dihalusakan lalu dicampur dengan tepung tapioka dan bumbu-bumbu. Kulit buah naga merah adalah kulit yang dihasilkan oleh buah naga merah yang merupakan buah dari tanaman jenis kaktus, pengolahan kulit buah naga merah masih sangat kurang padahal kulit buah naga merah memiliki kandungan gizi yang sangat banyak salah satunya kandungan antosianim yang dapat membuat kadar kolestrol menjadi rendah. Pembuatan kulit buah naga merah menjadi pempek ini diharapkan dapat menjadikan kulit buah naga merah yang memiliki harga ekonomis ini lebih berguna dan diharapkan pempek kulit buah naga merah ini menjadi alternatif makanan untuk kalangan vegetarian. Penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pempek dengan bahan dasar kulit buah naga merah dari segi rasa, warna, aroma, dan tekstur, serta untuk mengetahui daya tahan dan uji minat konsumen. Dalam penelitian ini menggunakan uji P0, P1, dan P2. Teknik analisis yang digunakan yaitu teknik deskriptif kuantitatif untuk uji organoleptik dan uji minat konsumen, sedangkan uji daya tahan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil dari uji organoleptik sangat baik, sedangkan hasil daya tahan pempek yang disimpan disuhu ruang hanya bertahan sampai hari ke-2 dan untuk pempek yang disimpan di kulkas bertahan sampai hari ke-4. Hasil uji minat konsumen diketahui bahwa pempek dengan bahan dasar kulit buah naga merah memiliki respon minat beli yang bagus dari semua aspek.