Mahendra , I Wayan Eka
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Fermentasi Acar Bunga Turi Dengan Empat Konsentrasi Cuka Susanto , Okky; Mahendra , I Wayan Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i5.443

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk memberikan alternatif penggunaan Bunga Turi ini yang hanya digunakan sebagai komoditas bahan panganan normal bagi khalayak masyarakat umum. Fenomena ini merupakan salah satu tolak ukur peneliti untuk membuat acar berbahan dasar bunga turi ini. Penelitian berbasi fermentasi ini akan dilaksanakan pada lokasi di tempat tinggal peneliti dan Waktu dimulai dari bulan Juli 2022. Uji organoleptik akan menjadi basis dari kuesioner yang diberikan kepada 20 panelis, Sebagai penganalisisan datanya peneliti menggunakan data deskriptif kuantitatif. Melalui penelitian ini diharapkan masyarakat lebih mengetahui Kegunaan dan manfaat dari tumbuhan Turi khususnya dalam pengolah sebagai bahan pangan. Fermentasi merupakan salah satu teknik pengawetan makanan yang peneliti gunakan dalam penelitian ini dengan tujuan memperpanjang umur simpan Bunga Turi. Pada prosesnya akan peneliti gunakan metode fermentasi Acar yang nantinya akan terfokuskan pada konsentrasi cuka yang menggunakan 4 jenis cuka untuk mendapatkan perbedaan dari segi aroma, rasa dan warna. Pada hasil penelitian ditarik kesimpulan Acar yang disukai oleh panelis yang ditinjau dari segi aroma, rasa, dan juga warna terletak pada P1 dan P2, yang di mana menggunakan cuka apel dan cuka anggur putih. This research is intended to provide an alternative to the use of this Turi flower which is only used as a normal food commodity for the general public. This phenomenon is one of the benchmarks for researchers to make pickles made from this turi flower. This fermentation-based research will be carried out at the location where the researcher lives and the time starts from July 2022. The organoleptic test will be the basis of the questionnaire given to 20 panelists. As the data analysis the researcher uses quantitative descriptive data. Through this research, it is hoped that the public will know more about the uses and benefits of Turi plants, especially in processing as food ingredients. Fermentation is one of the food preservation techniques that researchers use in this study with the aim of extending the shelf life of Turi Flowers. In the process, researchers will use the pickle fermentation method which will focus on the concentration of vinegar using 4 types of vinegar to get differences in terms of aroma, taste and color. In the results of the study, it was concluded that the pickles favored by the panelists in terms of aroma, taste, and color were located at P1 and P2, which used apple cider vinegar and white wine vinegar.
Kreasi Bolu dengan Ketan Kukus Susanto , Steve; Mahendra , I Wayan Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i8.517

Abstract

Ketan merupakan bahan dasar berbagai olahan makanan tradisional khas Indonesia, yang sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Ketan biasanya dijadikan suatu suguhan makanan pada tamu yang berkunjung, begitu pula dengan bolu kukus. Bolu kukus merupakan salah satu resep makanan tradisional, dimana pada saat ini masih digemari oleh banyak orang. Tujuan dari penelitian kreasi ketan bolu kukus adalah untuk mengetahui kualitas penggabungan dua makanan yaitu ketan dengan bolu kukus yang akan dilihat dari segi rasa, aroma, tekstur dan warna, kemudian untuk mengetahui daya tahan serta menganalisis seberapa besar biaya yang diperlukan dalam pembuatan kreasi ketan dengan bolu kukus. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen, penelitian eksperimen ini dilakukan dengan membuat kreasi ketan bolu kukus, kemudian diuji oleh 20 panelis dengan kuesioner tes uji organoleptik, dan analisis biaya. Hasil penelitian ini berupa kualitas dari kreasi ketan bolu kukus, mendapat nilai yang sedang. Dapat dilihat dari segi rasa mendapat nilai enak, segi aroma harum, segi tekstur cukup lembut, serta dari segi penampilan menarik. Dari hasil uji daya tahan kreasi ketan bolu kukus, mampu bertahan selama 5 hari. Dari hasil analisis biaya dalam pembuatan kreasi ketan bolu kukus membutuhkan biaya Rp. 17.470,00 setiap loyang. Selain itu, perlu dilakukannya penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kandungan gizi dari penggabungan ketan dengan bolu kukus tersebut. Sticky rice is the basic ingredient of various traditional Indonesian food, which are already familiar for Indonesian people. Sticky rice is usually used as a food of treat for guest who visiting, as well as steamed sponge cake. Steamed sponge is one of the traditional food recipes, which at this time is still favored by many people. The purpose of the research form creation sponge with steam sticky rice is to determine the quality of combining two foods, namely sticky rice with steamed sponge which will be seen in terms of taste, flavour, texture and color, then to determine the durability and analyze how much cost is required for making creation of sponge with steam sticky rice. The research approach used is experimental research, this experimental research was conducted by making sponge and steamed sticky rice, then tested by 20 panelists with organoleptic test questionnaires, and cost analysis. The results for this study from quality of creations sponge with steamed sticky rice, got medium score. It can be seen in terms of taste, it gets good value, in terms of fragrant flavor, in terms of texture, it is quite soft, and in terms of attractive appearance. From the results of the durability test of steamed sticky rice cake creations, it was able to last for 5 days. And the results of the cost analysis in making creation sponge with steam sticky rice, it costs Rp. 17,470.00 every pan. In addition, further research is needed to determine the nutritional content of combining sticky rice with the steamed sponge.
Fermentasi Acar Bunga Turi Dengan Empat Konsentrasi Cuka Susanto , Okky; Mahendra , I Wayan Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i5.443

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk memberikan alternatif penggunaan Bunga Turi ini yang hanya digunakan sebagai komoditas bahan panganan normal bagi khalayak masyarakat umum. Fenomena ini merupakan salah satu tolak ukur peneliti untuk membuat acar berbahan dasar bunga turi ini. Penelitian berbasi fermentasi ini akan dilaksanakan pada lokasi di tempat tinggal peneliti dan Waktu dimulai dari bulan Juli 2022. Uji organoleptik akan menjadi basis dari kuesioner yang diberikan kepada 20 panelis, Sebagai penganalisisan datanya peneliti menggunakan data deskriptif kuantitatif. Melalui penelitian ini diharapkan masyarakat lebih mengetahui Kegunaan dan manfaat dari tumbuhan Turi khususnya dalam pengolah sebagai bahan pangan. Fermentasi merupakan salah satu teknik pengawetan makanan yang peneliti gunakan dalam penelitian ini dengan tujuan memperpanjang umur simpan Bunga Turi. Pada prosesnya akan peneliti gunakan metode fermentasi Acar yang nantinya akan terfokuskan pada konsentrasi cuka yang menggunakan 4 jenis cuka untuk mendapatkan perbedaan dari segi aroma, rasa dan warna. Pada hasil penelitian ditarik kesimpulan Acar yang disukai oleh panelis yang ditinjau dari segi aroma, rasa, dan juga warna terletak pada P1 dan P2, yang di mana menggunakan cuka apel dan cuka anggur putih. This research is intended to provide an alternative to the use of this Turi flower which is only used as a normal food commodity for the general public. This phenomenon is one of the benchmarks for researchers to make pickles made from this turi flower. This fermentation-based research will be carried out at the location where the researcher lives and the time starts from July 2022. The organoleptic test will be the basis of the questionnaire given to 20 panelists. As the data analysis the researcher uses quantitative descriptive data. Through this research, it is hoped that the public will know more about the uses and benefits of Turi plants, especially in processing as food ingredients. Fermentation is one of the food preservation techniques that researchers use in this study with the aim of extending the shelf life of Turi Flowers. In the process, researchers will use the pickle fermentation method which will focus on the concentration of vinegar using 4 types of vinegar to get differences in terms of aroma, taste and color. In the results of the study, it was concluded that the pickles favored by the panelists in terms of aroma, taste, and color were located at P1 and P2, which used apple cider vinegar and white wine vinegar.
Kreasi Bolu dengan Ketan Kukus Susanto , Steve; Mahendra , I Wayan Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i8.517

Abstract

Ketan merupakan bahan dasar berbagai olahan makanan tradisional khas Indonesia, yang sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Ketan biasanya dijadikan suatu suguhan makanan pada tamu yang berkunjung, begitu pula dengan bolu kukus. Bolu kukus merupakan salah satu resep makanan tradisional, dimana pada saat ini masih digemari oleh banyak orang. Tujuan dari penelitian kreasi ketan bolu kukus adalah untuk mengetahui kualitas penggabungan dua makanan yaitu ketan dengan bolu kukus yang akan dilihat dari segi rasa, aroma, tekstur dan warna, kemudian untuk mengetahui daya tahan serta menganalisis seberapa besar biaya yang diperlukan dalam pembuatan kreasi ketan dengan bolu kukus. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen, penelitian eksperimen ini dilakukan dengan membuat kreasi ketan bolu kukus, kemudian diuji oleh 20 panelis dengan kuesioner tes uji organoleptik, dan analisis biaya. Hasil penelitian ini berupa kualitas dari kreasi ketan bolu kukus, mendapat nilai yang sedang. Dapat dilihat dari segi rasa mendapat nilai enak, segi aroma harum, segi tekstur cukup lembut, serta dari segi penampilan menarik. Dari hasil uji daya tahan kreasi ketan bolu kukus, mampu bertahan selama 5 hari. Dari hasil analisis biaya dalam pembuatan kreasi ketan bolu kukus membutuhkan biaya Rp. 17.470,00 setiap loyang. Selain itu, perlu dilakukannya penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kandungan gizi dari penggabungan ketan dengan bolu kukus tersebut. Sticky rice is the basic ingredient of various traditional Indonesian food, which are already familiar for Indonesian people. Sticky rice is usually used as a food of treat for guest who visiting, as well as steamed sponge cake. Steamed sponge is one of the traditional food recipes, which at this time is still favored by many people. The purpose of the research form creation sponge with steam sticky rice is to determine the quality of combining two foods, namely sticky rice with steamed sponge which will be seen in terms of taste, flavour, texture and color, then to determine the durability and analyze how much cost is required for making creation of sponge with steam sticky rice. The research approach used is experimental research, this experimental research was conducted by making sponge and steamed sticky rice, then tested by 20 panelists with organoleptic test questionnaires, and cost analysis. The results for this study from quality of creations sponge with steamed sticky rice, got medium score. It can be seen in terms of taste, it gets good value, in terms of fragrant flavor, in terms of texture, it is quite soft, and in terms of attractive appearance. From the results of the durability test of steamed sticky rice cake creations, it was able to last for 5 days. And the results of the cost analysis in making creation sponge with steam sticky rice, it costs Rp. 17,470.00 every pan. In addition, further research is needed to determine the nutritional content of combining sticky rice with the steamed sponge.