Pratiwi , Komang Trisna Arcana
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Prosedur Pelayanan Pramusaji Saat Pandemi di Restaurant Setiawan , Kadek Agus; Pratiwi , Komang Trisna Arcana
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i10.596

Abstract

Dalam dunia perhotelan khususnya hal yang paling utama dan yang paling dilirik oleh wisatawan atau pelancong adalah restaurant. Selain kualitas makanan, kualitas pramusaji sangat dibutuhkan, serta langkah-langkah dalam melayani tamu. SOP atau Standar Operasional Prosedur adalah aturan tertulis mengenai apa yang harus dilakukan. Definisi pramusaji adalah sebagai seseorang yang melayani makan minum tamu di dalam suatu Restaurant. Dalam kondisi pandemi seperti ini serta dengan sumber daya manusia yang terbatas maka standar operasional prosedur yang baik dan tepat akan sangat amat membantu kelancaran operasional Restaurant. Ambar Restaurant adalah salah satu Restaurant yang memiliki konsep Bar and Lighbite, konsep dari penelitian ini adalah Pelaksanaan SOP pelayanan pramusaji pada masa pandemi. SOP yang dilaksanakan di Ambar Restaurant Mandapa a Ritz-Carlton Reserve memiliki 10 tahapan yang harus diikuti dan dijalankan oleh semua karyawan guna memaksimalkan kinerja dan kelancaran operasional.prosedur saat pelayanan makanan dan minuman di masa pandemi di Ambar Restaurant Mandapa a Ritz-Carlton Reserve. Sesuai dengan Standar Operasional Prosedur di Ambar Restaurant, ada 10 SOP yang ditetapkan di Ambar Restaurant. Dari 10 SOP yang di tetapkan terdapat 50% (5 SOP) sudah dijalankan dengan baik. Penerapan Standar Operasional Prosedur dilakukan dengan baik, tetapi masih ada beberapa kendala sehingga ada 5 prosedur yang tidak maksimal, ada beberapa faktor penyebab diantaranya karena banyaknya tamu yang datang ke Restaurant secara bersamaan. Untuk memaksimalkan penerapan SOP, pihak manajemen diharapkan: pramusaji harus menggunakan masker, Pramusaji harus memperhatikan tamu, manajemen memberikan pelatihan, memberikan training kepada seluruh staff dan daily worker. In world of hospitality, especially the most important and most ogled by tourists or restaurants is. In addition to the quality of the food, the quality of the waiters is very much needed, as well as the steps in serving guests. SOPs or Standard Operating Procedures are written rules about what to do. The definition of a waiter is someone who serves food and drink to guests in a restaurant. In this pandemic condition and with limited human resources, good and appropriate standard operating procedures will greatly help run restaurant operations. Ambar Restaurant is one of the restaurants that has a Bar and Lightbite concept, this service concept is the implementation of waiter SOPs during the pandemic. The SOP carried out at Ambar Restaurant Mandapa a Ritz-Carlton Reserve has 10 stages that are followed and carried out by all employees to maximize performance and run operations. procedures for food and beverage service during the pandemic at Ambar Restaurant Mandapa a Ritz-Carlton Reserve. In accordance with the Standard Operating Procedures at Ambar Restaurant, there are 10 SOPs set at Ambar Restaurant. Of the 10 SOPs that have been set, 50% (5 SOPs) have been carried out properly. The implementation of Standard Operating Procedures is carried out well, but there are still some obstacles so that there are 5 procedures that are not optimal, there are several factors that cause them because of the large number of guests who come to the restaurant at the same time. To maximize the implementation of the SOP, the management is expected: waiters must wear masks, waiters must pay attention to guests, management provide training, provide training to all staff and daily workers.
Pembuatan Nugget Berbahan Dasar Ikan Tongkol Gorintha, Moses; Pratiwi , Komang Trisna Arcana
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i10.598

Abstract

Penerapan Prosedur Pelayanan Pramusaji Saat Pandemi di Restaurant Setiawan , Kadek Agus; Pratiwi , Komang Trisna Arcana
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i10.596

Abstract

Dalam dunia perhotelan khususnya hal yang paling utama dan yang paling dilirik oleh wisatawan atau pelancong adalah restaurant. Selain kualitas makanan, kualitas pramusaji sangat dibutuhkan, serta langkah-langkah dalam melayani tamu. SOP atau Standar Operasional Prosedur adalah aturan tertulis mengenai apa yang harus dilakukan. Definisi pramusaji adalah sebagai seseorang yang melayani makan minum tamu di dalam suatu Restaurant. Dalam kondisi pandemi seperti ini serta dengan sumber daya manusia yang terbatas maka standar operasional prosedur yang baik dan tepat akan sangat amat membantu kelancaran operasional Restaurant. Ambar Restaurant adalah salah satu Restaurant yang memiliki konsep Bar and Lighbite, konsep dari penelitian ini adalah Pelaksanaan SOP pelayanan pramusaji pada masa pandemi. SOP yang dilaksanakan di Ambar Restaurant Mandapa a Ritz-Carlton Reserve memiliki 10 tahapan yang harus diikuti dan dijalankan oleh semua karyawan guna memaksimalkan kinerja dan kelancaran operasional.prosedur saat pelayanan makanan dan minuman di masa pandemi di Ambar Restaurant Mandapa a Ritz-Carlton Reserve. Sesuai dengan Standar Operasional Prosedur di Ambar Restaurant, ada 10 SOP yang ditetapkan di Ambar Restaurant. Dari 10 SOP yang di tetapkan terdapat 50% (5 SOP) sudah dijalankan dengan baik. Penerapan Standar Operasional Prosedur dilakukan dengan baik, tetapi masih ada beberapa kendala sehingga ada 5 prosedur yang tidak maksimal, ada beberapa faktor penyebab diantaranya karena banyaknya tamu yang datang ke Restaurant secara bersamaan. Untuk memaksimalkan penerapan SOP, pihak manajemen diharapkan: pramusaji harus menggunakan masker, Pramusaji harus memperhatikan tamu, manajemen memberikan pelatihan, memberikan training kepada seluruh staff dan daily worker. In world of hospitality, especially the most important and most ogled by tourists or restaurants is. In addition to the quality of the food, the quality of the waiters is very much needed, as well as the steps in serving guests. SOPs or Standard Operating Procedures are written rules about what to do. The definition of a waiter is someone who serves food and drink to guests in a restaurant. In this pandemic condition and with limited human resources, good and appropriate standard operating procedures will greatly help run restaurant operations. Ambar Restaurant is one of the restaurants that has a Bar and Lightbite concept, this service concept is the implementation of waiter SOPs during the pandemic. The SOP carried out at Ambar Restaurant Mandapa a Ritz-Carlton Reserve has 10 stages that are followed and carried out by all employees to maximize performance and run operations. procedures for food and beverage service during the pandemic at Ambar Restaurant Mandapa a Ritz-Carlton Reserve. In accordance with the Standard Operating Procedures at Ambar Restaurant, there are 10 SOPs set at Ambar Restaurant. Of the 10 SOPs that have been set, 50% (5 SOPs) have been carried out properly. The implementation of Standard Operating Procedures is carried out well, but there are still some obstacles so that there are 5 procedures that are not optimal, there are several factors that cause them because of the large number of guests who come to the restaurant at the same time. To maximize the implementation of the SOP, the management is expected: waiters must wear masks, waiters must pay attention to guests, management provide training, provide training to all staff and daily workers.
Pembuatan Nugget Berbahan Dasar Ikan Tongkol Gorintha, Moses; Pratiwi , Komang Trisna Arcana
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i10.598

Abstract

Kebutuhan akan makanan yang praktis serta tahan lama akhir akhir ini semakin meningkat terutama di daerah perkotaan, dimana salah satu produk yang semakin digemari saat ini adalah nugget. Dalam penelitian ini peneliti membahas mengenai “Pembuatan Nugget Berbahan Dasar Ikan Tongkol”. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kualitas rasa, aroma, tekstur, warna, daya tahan dan biya aproduksi dari nugget berbahan dasar ikan tongkol. Penelitian ini menggunakan 30 orang responden untuk uji organoleptik, sementara pengamatan uji daya tahan dan penghitungan biaya produksi dilakukan oleh penulis sendiri. Data yang telah didapat akan diolah kemudian dibuat pembahasan dengan menggunakan teknik analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa total skor dari uji organoleptik pada produk adalah 500 dimana pada kategori rasa nugget ini mendapat total skor 130 sehingga termasuk ke dalam kategori sangat enak, sementara pada kategori warna nugget ini mendapatkan skor 124 sehingga termasuk ke dalam kategori menarik, sementara pada kategori tektur dan aroma masing masing mendapatkan total skor 125 dan 121 dimana untuk kategori tekstur termasuk ke dalam kategori empuk dan kategori aroma termasuk ke dalam kategori harum. Berdasarkan uji daya tahan produk yang dilakukan dikethaui bahwa produk dapat dikonsumsi sebelum hari ke-7, sementara hasil penghitungan biaya produksi per unit didapatkan bahwa biaya untuk memproduksi produk adalah Rp. 3.200/pcs The need for practical and durable food has recently been increasing, especially in urban areas, where one of the products that are increasingly popular today is nuggets. In this study, the researchers discussed "Making Nugget Based on Tuna Fish". The purpose of this study was to determine the quality of taste, aroma, texture, color, durability, and production costs of nuggets made from tuna. This study used 30 respondents for organoleptic tests, while observations of endurance tests and calculation of production costs were carried out by the authors themselves. The data that has been obtained will be processed and then made a discussion using descriptive analysis techniques. Based on the results of the study, it was found that the total score from the organoleptic test on the product was 500 whereas the taste category of this nugget got a total score of 130 so it was included in the very good category, while in the color category this nugget got a score of 124 so it was included in the interesting category, while in the texture and aroma categories, each got a total score of 125 and 121 where the texture category was included in the soft category and the aroma category was included in the fragrant category. Based on the product durability test, it is known that the product can be consumed before the 7th day, while the result of calculating the production cost per unit is found that the cost to produce the product is Rp. 3.200/pcs