This Author published in this journals
All Journal JAPB
Medyawati , Elvina
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALYSIS OF BREAK-EVEN POINT (BEP) AND MARGIN OF SAFETY (MOS) AS PROFIT PLANNING TOOLS AT CV. SAHABAT CATERING TABALONG Medyawati , Elvina; Jamiah
JAPB Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : p3m.stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35722/japb.v8i2.1419

Abstract

Salah satu alat penting dalam perencanaan laba adalah Analisis Break Even Point (BEP). BEP merupakan pendekatan profit planning yang menggambarkan hubungan antara biaya tetap, biaya variabel, dan pendapatan penjualan. Analisis BEP dapat membantu perusahaan untuk memahami batas aman penjualan (Margin of Safety) dan mengelola biaya dengan lebih baik, sehingga dapat menghindari kerugian finansial yang mungkin terjadi akibat kesalahan perencanaan. Tujuan penelitian ini yaitu Menganalisis bagaimana penerapan Break Even Point (BEP) pada CV. Sahabat Catering sebagai alat perencanaan laba, serta untuk Mengidentifikasi seberapa besar Margin of Safety (MOS) yang diperlukan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, studi pustaka dan dokumentasi. Adapun data yang diambil pada penelitian ini adalah dari tahun 2022 sampai tahun 2024. Teknik analisis data pada penelitian ini dengan mengumpulkan data yang diperlukan, memisahkan biaya-biaya yang telah dikeluarkan, menghitung Break Even Point dan Margin Of Safety serta menganalis laba yang diperoleh. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa titik impas (BEP) meningkat setiap tahunnya, namun tetap berada di bawah penjualan aktual. Ini berarti perusahaan mampu menghasilkan keuntungan. Sedangkan hasil Margin of Safety (MOS) menunjukkan bahwa perusahaan berada dalam posisi yang cukup aman dari risiko kerugian. Nilai MOS meningkat dari tahun ke tahun, yaitu 45,69% di tahun 2022, 55,77% di tahun 2023, dan 62,1% di tahun 2024. Kenaikan ini menandakan bahwa perusahaan memiliki ruang yang cukup besar jika penjualan menurun, tanpa langsung mengalami kerugian. Kata Kunci : Analisis, Break Event Point (BEP), Margin Of Safety (MOS)