Oktavitrianingtyas, Nur Afni
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENGALAMAN PENGGUNA PADA SIMULASI VIRTUAL REALITY DALAM MENAMPILKAN HASIL FOTOGRAMETRI Oktavitrianingtyas, Nur Afni
DEKAVE : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 15, No 3 (2025): inpress
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/dekave.v15i3.135038

Abstract

Digitisasi berperan penting dalam tranformasi digital artefak guna menjaga dari kerusakan fisik dan ancaman lainnya. Fotogrametri menjadi metode digitisasi yang paling efisien dengan biaya terjangkau yang menghasilkan 3D model dengan keakuratan yang tinggi. Namun sering kali hasil fotogrametri berupa artefak digital disajikan pada lingkungan virtual sebagai objek estetis. Penyajian artefak sebagai “produk” tidak selaras dengan konsep pengenalan kebudayaan melalui “proses” untuk memberikan pengalaman dalam merasakan kebudayaan itu sendiri.   Simulasi berbasis virtual reality merupakan bentuk pengalaman virtual yang mendekati pengalaman langsung. Penelitian bertujuan melakukan menguji efektivitas simulasi virtual reality dalam mengampilkan hasil fotogrametri pada lingkungan virtual guna mencapai cultural presence.Peyajian artefak digital berupa 11 topeng hudoq akan dihadirkan dalam lingkungan virtual yang merepresentasikan masyarakat adat suku Dayak Modang. Pengujian melibatkan 10 responden generasi Z dengan rentang usia 22-26 tahun. Pengambilan data dilakukan secara triangulasi, mencakup observasi prilaku, kuesioner dan forum group discussion. Hasil pengujian menunjukan kualitas visual, audio dan interaktif membentuk immersion yang mendukung terciptanya emosi dalam merasakan presence pada lingkungan virtual. Narasi visual yang dihadirkan pada simulasi virtual menghasilkan pengalaman responden merasakan  emosi “takut”, “horror” dan “sakral” kebudayaan hudoq. Terbentuknya emosi responden menunjukan keberhasilan dalam penyampaian cultural presence. Hasil pengujian menunjukan implementasi lingkungan virtual dan artefak digital mampu menfasilitasi edukasi kebudayaan melalui pengalaman virtual.