p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Abdi-Dharma PESHUM
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Produktivitas dan Work Engagement Pegawai Puspaga Kota Tangerang melalui Intervensi Psikoedukasi dan Penguatan Dukungan Sosial Ricardo, Nasywa Ariella Nityasa; Napouling, Debby; Shadrina, Dhaifin Nur
Abdi Dharma Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Abdi Dharma (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : LP3kM Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/ad.v5i2.3835

Abstract

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang memiliki tiga bidang utama, yaitu pemberdayaan perempuan, pemenuhan hak anak, dan pengendalian penduduk serta keluarga berencana. Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), sebagai bagian dari DP3AP2KB, fokus pada pemberian layanan dan dukungan kepada masyarakat. Puspaga ini telah mengalami peningkatan produktivitas dan work engagement di kalangan para pekerjanya dalam tiga bulan terakhir. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan produktivitas dan work engagement pegawai Puspaga melalui intervensi psikoedukasi dan penguatan dukungan sosial. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini melibatkan psikoedukasi dan penguatan dukungan sosial, serta pengumpulan data melalui kuisioner pada pre-test dan post-test menggunakan alat ukur UWES-9 (Utrecht Work Engagement Scale). Subjek penelitian terdiri dari empat orang, termasuk psikolog, konselor, dan tenaga administrasi. Intervensi dilakukan dalam dua sesi selama enam hari, mulai dari 21 hingga 30 April 2025. Pada sesi pertama, peserta dikenalkan dengan alat untuk membuat konten, dan pada sesi kedua, mereka diajarkan cara mengaplikasikan Canva, Instagram, dan Inshoot. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam produktivitas dan work engagement pegawai, dengan nilai pre-test sebesar 31,5 dan nilai post-test 49,3. Peningkatan ini mengindikasikan bahwa dukungan sosial dapat memperkuat inisiatif pegawai untuk mengembangkan Puspaga melalui konten psikoedukasi di media sosial. Rekomendasi untuk pengabdian selanjutnya adalah untuk mendalami lebih lanjut mengenai authenticity pada remaja dan pencegahan dini dalam penggunaan media social.
Transformasi Budaya Indonesia Di Era Modernisasi Virginia, Clarisa; Napouling, Debby; Yulinta, Helpani; Putri, Nurfathiyyah Farida; Tiatri, Sri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13652

Abstract

Globalisasi, modernisasi, dan digitalisasi menjadi salah satu sumber kekuatan utama yang memengaruhi kehidupan sosial-budaya masyarakat di Indonesia. Ketiganya mendorong keterbukaan, inovasi, serta promosi budaya melalui media digital, namun juga turut melemahkan nilai-nilai tradisional, menggeser interaksi sosial menjadi virtual, dan memunculkan hibridisasi budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak modernisasi terhadap transformasi budaya di Indonesia melalui metode scoping review. Data diperoleh dari artikel jurnal, laporan penelitian, dan sumber akademik lain yang terbit pada rentang tahun 2020–2025. Seleksi literatur mengikuti tahapan PRISMA-ScR, dari 57 artikel awal menjadi 8 artikel utama yang relevan untuk dianalisis. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan tematik, dengan fokus pada isu pergeseran interaksi sosial, perubahan identitas budaya, peran media digital, dan strategi pelestarian budaya lokal di tengah maraknya globalisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa globalisasi, modernisasi, dan digitalisasi menyebabkan adanya perubahan nilai, perilaku, dan identitas sosial-budaya pada masyarakat di Indonesia, terutama generasi muda. Serta, berperan positif sebagai sarana revitalisasi budaya dan penguatan ekonomi kreatif berbasis komunitas. Oleh karena itu, pelestarian budaya perlu difokuskan pada penguatan identitas lokal melalui kolaborasi berbagai pihak, agar warisan budaya tetap lestari dan relevan di era modern