Puri, Anita
Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Bandar Lampung Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PERUBAHAN FISIK USIA REMAJA DENGAN RASA PERCAYA DIRI PADA SISWI KELAS 7 Pasaribu, Vivin Sabrina; Rahmayati, El; Puri, Anita
Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Vol 11, No 1 (2015): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Bandar Lampung Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.938 KB)

Abstract

Masa remaja merupakan masa sulit karena mereka harus melewati masa penuh masalah.Salah satu masalah yang terjadi pada masa remaja adalah masalah perubahan fisik. Berdasarkan data WHO (2009) jumlah remaja di dunia saat ini mencapai ± 1,2 milyar. Menurut hasil presurvey yang didapatkan dari 30 orang siswi kelas 7 di SMPN 28 Bandar Lampung sebanyak 66,67 % merasa malu dengan perubahan yang terjadi pada payudara mereka sehingga berusaha untuk menutup-nutupinya. Pada dasarnya siswi mengetahui adanya perubahan fisik tetapi tetap mereka canggung dan tidak nyaman dengan perubahan yang terjadi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perubahan fisik usia remaja dengan rasa percaya diri pada siswi kelas 7 di SMPN 28 Bandar Lampung. Rancangan penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan desain cross sectional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Proportional Random Sampling.Berdasarkan hasil perhitungan sampel yang digunakan berjumlah 57 responden.Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner, dan dianalisa menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden terbanyak adalah mengalami perubahan fisik dengan rasa percaya diri sedang sebanyak 38,6%. Setelah dilakukan uji statistik Chi Square dengan derajat kepercayaan 95% dengan nilai α (0,005) dihasilkan perhitungan p value (0,000) < (0,005) yang menunjukan bahwa ada hubungan antara antara perubahan fisik usia remaja dengan rasa percaya diri.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Persalinan Sectio Caesarea di RSUD dr.H.Abdul MoeloekProvinsi Lampung Aprina, Aprina; Puri, Anita
Jurnal Kesehatan Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.094 KB) | DOI: 10.26630/jk.v7i1.124

Abstract

Menurut WHO peningkatan persalinan dengan sectio caesarea di seluruh negara selama tahun 2007-2008 yaitu 110.000 per kelahiran di seluruh Asia. Tingkat persalinan sectio caesarea di Indonesia 15,3% sampel dari 20.591 ibu yang melahirkan dalam kurun waktu 5 tahun terakhir yang di survey dari 33 provinsi. Gambaran adanya faktor resiko ibu saat melahirkan atau di operasi caesarea adalah 13,4% karena ketuban pecah dini, 5,49% karena Preeklamsia, 5,14% karena perdarahan, 4,40% kelainan letak janin, 4,25% karena jalan lahir tertutup, 2,3% karena rahim sobek (RISKESDAS, 2012). Tujuan penelitian mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan persalinan sectio caesarea di RSUD Dr. H Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2015. Jenis penelitian kuantitatif  pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian seluruh ibu bersalin di RSUD Dr. H Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2014 yang berjumlah 1.533 orang. Pengambilan sampel dengan tehnik Systematic Random Sampling sehingga didapat sampel 319 responden. Analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil ada hubungan PEB dengan section caesarea di RSUD Dr.H abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2015 dengan p-value= 0,000  Odds Ratio (OR)= 2,947. Ada hubungan plasenta pravia dengan sectio caesarea (p-value= 0,000, OR= 3,30). Ada hubungan partus tak maju dengan sectio caesarea (p-value = 0,000, OR= 24, 533). Ada hubungan antara kelainan letak dengan sectio caesarea (p-value = 0,000, OR= 3,996). Perlu lebih ditingkatkannya pemberian dukungan terhadap pentingnya pengetahuan ibu hamil maupun bersalin tentang tanda bahaya kehamilan dan persalinan guna mencegah terjadinya sectio caesarea saat persalinan terutama informasi tentang faktor-faktor yang dapat, mempengaruhi terjadinya sectio caesarea termasuk PEB, Plasenta previa, kelainan letak  janin, serta partus tak maju.