Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RENDAHNYA MINAT WANITA USIA SUBUR (WUS) DALAM MELAKUKAN PEMERIKSAAN IVA TES DI PUSKESMAS KERTASMAYA KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2025 Feriyal, F; Duniah, Nananda
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Abdurahman
Publisher : STIKES Abdurahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55045/jkab.v14i2.243

Abstract

Latar Belakang : Visual Inspection Of The Uterine Cervix Acid (VIA) Test atau Tes Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) adalah salah satu deteksi dini kanker serviks dengan menggunakan asam asetat 3-5% pada pemeriksaan pengamatan secara langsung. Pemeriksaan IVA Tes diperlukan dalam rangka penanggulangan resiko terjadi kanker serviks dengan menemukan infeksi Human Papilloma Virus (HPV), lesi pra kanker serviks dan kanker pada stadium dini sesegera mungkin dapat ditangani. Tujuan Penelitian : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Rendahnya Minat WUS dalam Melakukan Pemeriksaan IVA Tes Di Puskesmas Kertasmaya Kabupaten Indramayu. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah WUS di Puskesmas Kertasmaya sebanyak 18745 responden. Sampel sebanyak 99 responden dengan teknik Accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data dengan uji Chi-Square. Hasil Penelitian : Berdasarkan hasil univariat lebih dari setengahnya berusia 20-35 tahun sebanyak (48,5%), kurang dari setengah pendidikan SMA sebanyak (40,4%), lebih dari setengahnya paritas 2-4 sebanyak (54,4%), lebih dari setengahnya WUS bekerja sebagai ibu rumah tangga sebanyak (57,6%). Sebagian besar WUS mendapatkan akses informasi dari Petugas kesehatan sebanyak (80,8). Sebagian besar pengetahuan baik sebanyak (86,9%). Lebih dari setengahnya sikap positif sebanyak (74,7%). Seabgian besar mendapatkan dukungan suami sebanyak (86,9%). Lebih dari setengahnya WUS berminat sebanyak (74,7%). Hasil penelitian dengan analisis bivariat dengan uji Chi-square diketahui nilai p-value masing-masing variabel yaitu pengetahuan sebesar 0,617>0,05, sikap 0,780>0,05, dukungan suami 0,011<0,05. Kesimpulan : Ada hubungan dukungan suami dengan minat WUS dalam melakukan pemeriksaan IVA Tes di Puskesmas Kertasmaya Kabupaten Indramayu tahun 2025.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN TEMPAT BERSALIN PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINDANG TAHUN 2024 S.ST., M.Keb, Cucu Nurmala; Feriyal, F
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Abdurahman
Publisher : STIKES Abdurahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55045/jkab.v14i1.216

Abstract

Latar belakang: Persalinan adalah proses dimana bayi, plasenta dan selaput ketuban keluar dari uterus ibu. Tempat persalinan ideal untuk melahirkan adalah fasilitas kesehatan dengan perlengkapan dan tenaga yang siap menolong bila sewaktu-waktu terjadi komplikasi persalinan. Menurut Kemenkes (2022), AKI di Indonesia pada tahun 2022 adalah 189 kematian per 100.000 kelahiran hidup dan AKB 16,85/1.000 kelahiran hidup. Berdasarkan laporan dari Puskesmas Sindang selama tahun 2023 terdapat 547 ibu bersalin terdapat 12% ibu hamil yang bersalin di PONED Puskesmas Sindang, 56,7% ibu hamil yang bersalin PMB, 31,3% ibu hamil bersalin di Rumah Sakit. Tujuan penelitian: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan tempat bersalin pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sindang Kabupaten Indramayu tahun 2024. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sindang sebanyak 64 orang dengan tekhnik Accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian: Berdasarkan hasil univariat sebagian besar ibu hamil mempunyai pengetahuan cukup (60%), hampir seluruh ibu hamil yang mempunyai JKN (89,1%), hampir seluruh ibu hamil sudah terpapar informasi (96,9%), sebagian besar pendapatan keluarga dengan status menengah (59,4%), sebagian besar ibu hamil tidak berisiko pada kehamilannya (65,6%), sebagian besar ibu hamil kurang mendapatkan dukungan dari suami/keluarga (56,3%). Hasil penelitian dengan analisis bivariat dengan uji Chi-Square diketahui nilai p-value masing-masing variabel yaitu pengetahuan sebesar 0,002<0,05, kepemilikan JKN 0,502>0,05, keterpaparan informasi 0,448>0,05, pendapatan 0,734>0,05, faktor risiko 0,004<0,05, dan dukungan suami/keluarga sebesar 0,004<0,05. Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan, faktor risiko dan dukungan keluarga dengan pemilihan tempat bersalin pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sindang Kabupaten Indramayu tahun 2024. Kata kunci : Persalinan, Penolong persalinan, Tempat Bersalin.